3 Hal Menarik yang Bisa Kamu Dapatkan di Facebook Timeline/Kronologi

Sedikit menggali lebih dalam ,hari ini saya menemukan sebuah hal yang membuat saya sedikit tersenyum saat membuka Kronologi saya. Saya bisa melihat dua tahun yang lalu, 45 teman saya mengucapkan selamat ulang tahun di Wall saya, sedikit terharu. OK mari kita bahas bagaimana caranya untuk melihatnya dan juga bonus 2 hal menarik lainnya yang bisa kita temukan tersebut.

1. Melihat Teman yang Meng-Unfriend / Memutus pertemanan

Facebook Timeline - Rekap Teman Anda bisa melihat siapa saja teman yang sudah meremove anda dari daftar temannya dengan cara membuka ringkasan aktivitas anda pada satu tahun / bulan tertentu dengan mengklik daftar tahun di sidebar kanan, lalu jumlah teman yang anda dapatkan pada bulan/tahun akan muncul. Klik saja jumlah tersebut, normalnya mereka semua masih teman, dan jika tombol setelah nama mereka jadi tambahkan sebagai teman berarti mereka memutus pertemanan pada anda.

Facebook timeline

2. Melihat Ucapan Ulang Tahun dari teman – teman

Caranya hampir sama dengan cara pertama, langkah selanjutnya jika anda melihat berapa orang yang mengucapkan selamat ulang tahun saat anda merayakannya, tinggal klik, berikut adalah contohnya punya saya.

Facebook Timeline Ringkasan Ulang Tahun

3. Memberikan Predikat favorit pada update tertentu

Biar mudah diingat, juga menarik perhatian mungkin jika anda baru saja megupload gambar anda bisa menjadikannya item favorit dengan mengklik tombol bintang di pojok kanan atas dari posting tersebut, sehingga nantinya posting tersebut akan melebar di seluruh timeline anda, hampir semua update (link/tautan, likes, milestone, atau live event) bisa diajdikan favorit item.

Facebook Timeline - Favorit

VMSTUD Plat HD 11 Sony Creative Software Inc.

Impressive, Tampilan Foto Facebook Terbaru Menjiplak Google+

Setelah memaksa semua user menggunkan tampilan Timeline, yang kebanyakan membuat orang merasa puyeng senat – senut sehingga ingin merubah tampilan timeline tersebut ke wall lagi namun tidak bisa secara defaultnya. Kalau belajar menggunakan timeline juga males, karena tidak ada ulangan pada bab tersebut. :P Baru saja facebook membuat sedikit perubahan lagi. Nampaknya kali ini facebook berjalan ke arah yang benar dengan membuat sentuhan baru dalam menampilkan foto yang anda miliki.

Tampilan foto anda di facebook saat di lihat satu – persatu sekarang adalah seperti ini, foto di kiri, dengan kolom komentar di kanan, jauh terlihat simple, dan tidak perlu men-scroll ke bawah untuk melihat komentar yang ada.

Tampilan Foto Facebook Baru

Tampilan Timeline Foto Facebook Kronologi Baru

Any way, rasanya pernah lihat ya yang seperti ini. Oh ya, di Google+, Facebook menjiplak? Bisa jadi, namun kalau dari tampilan dan detail, saya lebih senang yang punya facebook ini daripada punya Google+.

Mencoba Google Chrome pada Ponsel Android

Mungkin banyak dari anda yang bertanya – tanya, kenapa Google yang memiliki browser kebanggaan tersendiri, Chrome, tidak memasukkannya sekalian dalam setiap paket OS untuk smartphone besutannya, Android? Saya juga berpikir begitu kadang – kadang, karena kalau merasakan browser bawaan selama ini (dolphin), saya rasa ada yang ‘kurang’. Google nampaknya mendengar pertanyaan ini karena terbukti Google Chrome for Android baru saja direlease. Namun sayangnya, dalam versi beta ini Google Chrome hanya support untuk hand phone dan tablet kelas atas yang menggunkan Android versi 4, Ice Cream Sandwich.

Google Chrome AndroidSeribu kali sayang lagi, untuk saat ini Google Chrome untuk Android juga belum ada di Indonesia, beberapa negara yang sudah diberi kesempatan mencicipinya antara lain adalah Amerika Serikat, Canada, Inggris, Prancis, Jerman, Spanyol, Australia, Jepang, Korea, Mexico, Argentina dan Brazil.

Seperti yang terlihat dalam video di atas, dengan menginstall Google Chrome for Android, andaakan menemukan user interface yang sangat menarik, tab yang berjajr saat dalam posisi Lanscape namun akan menumpuk dan mengumpul saat potrait, juga bookmark dan tab yang terbuka yang bisa diakses di berbagai gadget dan PC sekalipun saat anda log in ke dalam Google Chrome. Masih ditambah pula dengan incognito windows bila ingin browsing tanpa meninggalkan jejak.

Kira – kira berapa bulan lagi ya, 1 bulan, 2 bulan atau kurang ya biar Google Chrome support untuk handphone kelas menengah ke bawah atau bahkan rendah dengan Android Froyo sekalipun? Jadi ga sabar buat nyobain nih :)

Minitunes, Music Player Keren di Ubuntu

Bagi anda yang menggunakan Ubuntu (linux pada umumnya) seperti saya saat ini, pastinya kadang agak merasa kurang nyaman dengan aplikasi aplikasi bawaan distro. Saya juga mengalami hal serupa, mulai dari image viewer dan shotwell yang bagus (sangat bahkan, seperti picasa) namun memiliki kekurangan tidak bisa me-resize gambar. Yang biasanya saya atasi dengan menambahkan Mirage saja untuk resize gambar secepat mungkin.

Salah satu aplikasi bawaan yang saya rasa kurang memuaskan adalah music player Banshee, Banshee adalah music player dengan segudang fitur, terlihat dari user interface yang begitu ruwet sehingga saya malas mengeceknya satu – satu. Tapi bagi saya Banshee terlalu berat dan loadingnya juga lama. Akhirnya saya mencari alternatif lainnya, lalu menemukan Minitunes sebagai solusinya.

Minitunes

Minitunes tampilan yang jauh sederhana dan ituitif, dengan waktu loading yang juga lebih cepat karena aplikasi ini lebih ringan dari Banshee. Saya sangat senang melihat tampilan album art yang jelas seperti itu. Pada gambar diatas penampilan berdasar tiap artis, seperti yang terlihat tampilan berdasar album atau lokasi folder file juga ada.

Album View - Minitunes

Satu hal lagi yang membuat saya langsung jatuh hati dengan Minitunes adalah tampilan info dari setiap lagu yang kita mainkan. Jika kita memunculkan info ini, maka saat sebuah lagu diputar info tentang artisnya akan muncul di kolom paling kiri dari 3 kolom yang ada. Kolom kedua adalah info tentang album dari lagu tersebut, lalu kolom ketiga berisikan lirik lagu itu. Sangat menyenangkan, kita tidak perlu repot – repot mencari lirik sebuah lagu favorit yang ingin kita hafalkan.

Info View - Minitunes

Keren, simpel, intuitif, terlebih Linux gratis sangat menyenangkan memang. Giliran anda, punya aplikasi andalan apa di OS anda nih?

Google Adsense Bahasa Indonesia

Kemarin saya teringat saat membuka blog ini dan melihat kalau iklan dari Google Adsense terasa load lebih cepat, dan lebih sering muncul dari pada tidaknya. Padahal waktu – waktu sebelumnya space iklan yang saya sediakan sering kali kosong, hanya ada blok kotak warna kuning. Sesuai dengan statistik ads performance sebelumnya bahwa Google hanya mampu memberikan iklan sekitar 10% dari total page request di blog ini. Pada saat melihat iklan itulah saya melihat ada yang aneh di iklan tersebut, kalau sebelumnya dibawah iklan itu ada tuliasan Ads by Google, kemarin saya melihat tulisannya berganti menjadi Iklan oleh Google semuanya. Ada apa gerangan?

Adsense Bahasa IndonesiaSaya jadi penasaran, apakah mungkin bocoran yang saat workshop kemarin kalau Adsense for content akan release untuk versi Bahasa Indonesia benar – benar telah terwujud. Usut punya usut, setelah membuka akun twitter Google Adsense (@IDadsense) memang sudah benar – benar release tho Google Adsense for content buat Bahasa Indonesia. Tidak hanya adsense for search seperti yang ada selama ini. Berikut dua buah twit dari IDadsense tentang hal tersebut. dan ini adalah blog post tentang kabar Adsense Versi Bahasa Indonesia

https://twitter.com/#!/IDadsense/status/165288400507764736

[blackbirdpie url="https://twitter.com/#!/IDadsense/status/165288302814052352"]

Dengan ini, terjawab sudah pertanyaan @kangkombor (mau link ke blog kok ga bisa dibukak ya kang?) beberapa pekan kemarin. Buat para blogger, yuk lebih rajin lagi ngeblognya, siapa tahu dengan release Adsense versi bahasa Indonesia ini satu klik di blog kita dihargai lebih banyak lagi. Salam Semangat !!