Seorang blogger dari Sragen, Jawa Tengah. 3 dari 4 bersaudara ini adalah orang yang aktif di dunia blog sejak tahun 2007. Terinspirasi dengan Iron Man dan The Mechanic, suka renang, twitteran di @kamtiyono

30 Comments

  1. Hyu
    14 Januari 2014 @ 11.11

    iaya mas sepertinya benar demikian.. :) saya dari chitika malah nol di beberapa blog saya.. sementara saya masih asik bidvertiser sama adcash untuk dipasang di blog2 dunlud saya .. heehe mungkin karena relevan iklan dengan isi blog .. … jumlah klik yang didapat karena terkecoh dan penasaran ..

    ditunggu topik ppc lainnya mas … saya yang masih newbie ini pengen belajar dari bang tyo … :)

    • Tiyo Kamtiyono
      14 Januari 2014 @ 13.33

      Ah, saya juga masih newbie kalau ngomongin periklanan PPC, saya pilih yang pasti2 saja sementara hehehe….

      Ngomongin soal iklan yg mengecoh, saya kadang kasihan user awam yg mau.download sesuatu, malah kena adware dan diubeng2ke di website. :)

      • Hyu
        25 Januari 2014 @ 12.01

        hehe iya sih mas .. kita juga kadang puyeng juga kan .. 😀 , tapi saya gak maksud untuk membuat bingung .. mungkin untuk ngetes yang mau dublud lagi ngantuk apa gak ? heheh

  2. ibrahim sukman
    14 Januari 2014 @ 22.18

    pengalaman saya, waktu masih menggunakan blog gratisan, malah semua iklan PPC saya pasang semua.

    Hasilnya? Tidak seperti yang saya harapkan. sebaliknya, blog malah terlihat sumpek dan lola..

    dari situ, saya agak lama menjauh dari iklan PPC sebelum akhirnya hanya memelihara adsense dan peruntungan di idblognetwork..

    tapi, beberapa publisher PPC yang sudah bertestimoni PO, saya kira hanya soal ketekunan dan konsisten saja.

    intinya, tekun dan konsisten. apapun pekerjaannya…(minumnya jaesu)

    • Tiyo Kamtiyono
      15 Januari 2014 @ 08.38

      Ya, saya pernah dengar teman blogger dengan traffic puluhan ribu per hari, kalau dia bisa nerima check dari Google tiap minggu ya tidak heran.

      Kalau kita mau try harder, push to the limit, berhasil itu dekat :)

  3. Hany
    16 Januari 2014 @ 22.04

    Berkaca dari pengalaman ,,,,, bahwa memang benar Affiliasi lebih legit dari PPC. Saya udah PO Ratusan ribu dari program Affiliasi dengan hanya menggunakan blog gratisan. Yang penting kayaknya review dan review tentang produk yang kita tawarkan …. Jngan lupa juga temukan sumbel traffik potensial yang mungkin bisa kita poles menjadi Buyer untuk produk affiliasi kita.

    Salam blogger yang belum genap 2 bulan . hehehe

    • Tiyo Kamtiyono
      16 Januari 2014 @ 23.54

      Wow, baru beberapa bulan sudah menghasilkan beberapa ratus ribu, that’s a big win. Saya mah dulu nggak tahu bagaimana cara yang efektif untuk menghasilkan uang dari blog, perlu waktu bertahun – tahun menjalani semua ini sampai akhirnya tersadar akan potensi yang ada :)

      Makasih udah ikut berbagi mbak Hany.

  4. Fajar
    19 Januari 2014 @ 01.56

    Kalo saya sementara ini lbh fokus ke Affiliasi & eCommerce. jd toko online+ada link affiliasi (rekomendasi produk external). ngga mudah memang mas gan, butuh perjuangan extra. soalnya baru built beberapa minggu kmrn. kalo masalah PPC, nyerah deh. ngga ada yang tertarik, kecuali Adsense. & kebetulan saya ngga ahli main Adsense. yg enjoy-enjoy saja, tp tetep profit 😀

    • Tiyo Kamtiyono
      21 Januari 2014 @ 00.14

      Kalau begitu sama dengan saya yang lebih suka dengan affiliasi, hehehe…

  5. ari.srg
    19 Januari 2014 @ 12.29

    Masih galau mas, kalau mau main aff karena belum pandai merangkai kata, walau dulu pernah terjun di dunia network marketing tapi wes lali. Sepintas aff lebih mudah dari ppc, tapi ya kembali lagi ke yang melakukannya :-) “do or think”

    • Tiyo Kamtiyono
      21 Januari 2014 @ 00.16

      Baik affiliasi atau PPC semua butuh berpikir (think) lalu eksekusi (do), seperti bagaimana cara membuat posting yang menarik untuk membeli (affiliasi) )atau bagaimana memilih kata kunci yang banyak mendatangkan pengunjung (PPC) :)

  6. Topjer
    19 Januari 2014 @ 21.09

    bidvertiser : okelah buat perpanjang domain tp gak cocok buat idup sehari2 😀
    kalo adsense udah pernah di atas tp buat skarang anjlok merosot kayak prosotan TK , efek update algo google awal januari kmarin ;(

    • Tiyo Kamtiyono
      21 Januari 2014 @ 00.16

      Udah satu tahun kalau begitu ya Kang? Trus sekarang mainnya apa ini kang Topjer?

      • Topjer
        21 Januari 2014 @ 09.23

        ane masih pake adsense kang, lg mencoba teknik seo tanpa backlink. udah males nyari BL ksana kmari

        • Tiyo Kamtiyono
          24 Januari 2014 @ 17.43

          BL emang satu sisi wajib yg musti kita punya, disamping konten yg unik dan bermanfaat juga tentunya :)

          Udah PO berapa dari AdSense Kang, bisa berguru nih kayaknya saya :)

  7. Rivaldi
    21 Januari 2014 @ 00.21

    katanya banyak yang para pemain affiliate yang pindah ke infolink dari adsense karena rawan banned ?

    • Tiyo Kamtiyono
      21 Januari 2014 @ 00.30

      Well, infolink ya, saya dulu pernah makai juga. Dan nampaknya juga bagus sih, sayangnya kurang semangat dulu dan sampai sekarang belum mencoba lagi. Saya kurang tahu apa banyak yang pindah juga dari AdSense ke Infolink.

  8. xrismantos
    23 Januari 2014 @ 23.52

    pengen cara cepet dapet duit lewat PPC mas? Tak bisikin nih, pasang blog dgn tema “adult” dijamin lancar jaya, apalagi dikombinasikan dengan semacam ….. atau ……., hosting gambar dengan curahan dolar sekali klik 😀 😀 *sssst jangan bilang siapa2 ya hehehehehe*

    • Tiyo Kamtiyono
      24 Januari 2014 @ 17.35

      Kalau mode yang seperti itu, jelas melanggar nilai yang saya junjung mas. Kalau mau rusak, rusak sendiri saja, jangan sampai buat kerusakan di muka bumi.

      Bagi saya, manfaat yg dibagikan pada sesama lebih penting daripada cara – cara begitu.

      • umar
        27 Januari 2014 @ 02.01

        baca dari artikel mas, jadi ragu2 neh ikutin ppc…berhubung sudah saya pasang di blog gratisan saya,pengen coba dulu dah..thanks artikelnya mas..

        • Tiyo Kamtiyono
          27 Januari 2014 @ 08.53

          PPC sangat bergantung pada jumlah traffic sama penempatan iklannya mas, sedang affiliate bisa bekerja dengan traffic lebih rendah.

  9. Agung Talaga
    28 Januari 2014 @ 06.43

    Maaf ya mas baru sempat berkunjung di halaman ini soalnya kemarin2 masih ada kesibukan yg lain. Hehehe…. Untuk sementara saya masih fokus di PPC dan untuk lebih menekuni lagi bisnis affiliate kayaknya belum bisa mas. Saya musti perbanyak referensi lagi untuk betul2 fkus pada bagian ini. O iya, sekalian saya bantu sharekan informasi di atas di G+, twitter dan di FP saya… 😀

    • Tiyo Kamtiyono
      28 Januari 2014 @ 12.07

      Ga apa – apa mas ga ada kewajiban stay tune di sini, tapi makasih sudah jadi pembaca blog saya dan berkenan membagikannya di berbagai social media mas Agung :)

      • Agung Talaga
        28 Januari 2014 @ 16.19

        Sama2 mas… 😀
        O iya mas kebetulan saya lagi on lewat tablet jadi saya sempatkan untuk buka blognya mas sekalian deh coba2 nulis komentar di halaman ini…. 😀

  10. Adib Belaria Abadi
    1 Februari 2014 @ 13.18

    ikut nyimak ms Broo, syringe pengalan yang sangat membantu bagi pemula macam saya, tapi juga makin membuat saya terombang-ambing dalam ketidak pastian (alay plus lebay), hehe, tetep cemungut MsBrooo
    salam….

    • Tiyo Kamtiyono
      1 Februari 2014 @ 16.11

      Salam balik dan selalu semangan juga mas :)

  11. Ririn
    12 Februari 2014 @ 18.34

    Masing-masing blogger mempunyai teknik dan cara yang tidak sama dalam hal mengais rejeki dari blog. Ada yang cocoknya di afiliasi. Ada yang lebih profit di ppc. Atau mungkin lebih bagus jual produk sendiri, iklan mandiri, short link, dll. Mungkin perlu dicoba satu per satu ya mas program apa yang paling cocok dan paling menguntungkan.

    Saya dulu juga ikutan afiliasi dan ppc adsense, tapi karena penghasilannya sedikit, akhirnya nggak saya pasang di blog saya. Sekarang ini saya sedang mencoba buka lapak sendiri, ternyata banyak juga yang minat untuk pasang iklan di blog saya hehehe 😀
    lumayan hasil nya bisa buat memperpanjang sewa hosting dan domain hehe :mrgreen:

    • Tiyo Kamtiyono
      15 Februari 2014 @ 10.34

      Iya mbak, apapun caranya yang penting tidak merugikan orang plus tidak bertentangan dengan kata hati dan norma agama semua cara layak untuk dicoba dan dioptimalkan. :)

  12. Membuat Video Tutorial di YouTube dengan Ezvid dan Debut Video Capture
    15 Februari 2014 @ 03.29

    […] Kelebihan lain dari menggunakan ezvid adalah banyaknya library audio yang bisa dipakai sebagai backsound video tutorial yang kita buat. Sayangnya beberapa audio ini adalah musik dengan hak cipta, yang menjadikan video kita tidak bisa kita pasangi iklan Google AdSense. […]

  13. Guru
    15 Mei 2014 @ 02.17

    Ngomongin iklan kayaknya google adsense adalah yang terbaik namun approvenya susah mana rentan banned lagi