WordPress vs Blogger Menurut Matt Cutts

Masih penasaran juga, mana yang lebih bagus antara WordPress vs Blogger? Kalau anda ngeblog dengan Bloger dan banyak yang memberi tahu WordPress lebih bagus, anda pasti selalu penasaran untuk menemukan jawaban yang paling tepat dan bisa dipercaya.

Dan kali ini saya membawakan sebuah video tentang SEO WordPress vs Blogger yang baru saja diupload Google Webmaster Help di YouTube. Video ini adalah video QA yang biasa dilakukan oleh Google dalam membantu para webmaster. Menampilkan Matt Cutts kepala bagian webspam Google yang memiliki blog berbasis WordPress juga.

WordPress vs Blogger

OK langsung saja dilihat dulu video yang menanyakan keunggulan SEO Blogger vs WordPress setelah 3 tahun menggunkan Blogger tapi semua orang juga bilang WordPress lebih bagus.

WordPress vs Blogger, Matt Cutts

Beberapa poin yang disampaiakan:

  1. Blogger 100% ‘di awan’ tidak perlu download dan install apa pun, mengurangi resiko di-hack dan perawatan.
  2. Blogger bagus buat bloging ‘casual’ yang biasa – biasa saja seperti curhat kali ya?
  3. WordPress sangat fleksible, memberikan tenaga lebih dalam blogging
  4. Keduanya punya fitur ekspor dan impor, kita bisa saja pindah – pindah mesin blogging, tapi menggunakan kedua – duanya bersamaan juga tidak bagus untuk SEO.

Melihat apa yang disampaikan di atas saya rasa video ini masih bias, masih banyak hal yang dilewatkan di sana, juga videonya sendiri ada bagian yang terasa diulang – ulang.

Tipikal video yang dirilis Google kadang memang seperti ini, kemasan dan namanyanya saja yang kredible tapi isinya hampa. Yang dimaksud WordPress di sini tidak secara spesifik WordPress.com yang juga tinggal pakai juga tapi pilihan terbatas atau WordPress.org yang bisa install dan hosting sendiri dengan pilihan yang UNLIMITED.

Perdebatan antara WordPress vs Bloger memang tidak akan pernah ada habisnya. Kalau anda masih juga penasaran, mana yang lebih bagus antara Blogger vs WordPress, terutama yang self hosted (WordPress.org), saya sarankan anda untuk mencoba daftar di blogdetik.com.

Blogdetik adalah layanan Blog gratis Indonesia yang mengunakan WordPress juga, tetapi memiliki sedikit perbedaan dari WordPress.com. Kelebihannya disana anda bisa melihat beberapa plugin yang terinstall dan punya wewenang untuk mengaktifkan atau mematikannya juga.

Kekurangannya dibanding WordPress self hosted adalah tidak adanya kemampuan campur tangan dalam theme. Tidak bisa anda mengupload dan install sendiri WordPress Theme disana. Yang kadang edit theme dan oprek – oprek seperti saya pasti tidak kerasan di sana. Padahal koleksi theme yang ada relatif jadul semua πŸ˜€

Namun karena yang dipakai di blogdetik ada WordPress MU versi lama (2.7 kemarin saya cek), ada baiknya penggunaan di sana sebatas mencoba, syukur kalau cocok ya lanjut πŸ™‚

Kesimpulan WordPress vs Blogger

WordPress hadir dengan dua platform free (WordPress.com dan BLOGDetik.com) yang juga tidak perlu perawatan sama sekali seperti blogger. Kalau sekedar ngeblog biasa sekalipun keduanya lebih bagus dari Blogger menurut saya, apalagi WordPress yang install sendiri di server.

Saya rasa cukup sekian artikel tentang WordPress vs Blogger ini, semoga bisa menjadi informasi yang berguna bagi yang masih bingung ingin menggunakan WordPress atau Blogger.

37 pemikiran pada “WordPress vs Blogger Menurut Matt Cutts

  1. Emm. ..
    Semua platform mempunyai kelebihan dan kekurangan ya, Mas. πŸ™‚
    Eh, temannya mas stumon dan mas eswah ya? πŸ˜€

    • Iya mbak, semua platform punya keunggulan masing – masing. Walau untuk urusan blogger vs WordPress saya 100% pilih WP πŸ˜€
      Temen Mas Eswah, temen online juga sejak beberapa bulan terakhir setelah design blog ini juga jadi designnya mas Eswah πŸ˜€

      • I love wordpress.org mas hehehehe

        Jadi betah nulis-nulis Hasil Pertandingan Liga Champions 2013 tanpa beban. Nge-blog hobi dan bola juga hobi. Hobi + hobi = $$$ hehehe mata duitan saya ini

        • Set dah, pagi – pagi dah bikin rekap pertandingan Liga Champion, hahaha…

          Nggak apa – apa mas, kerjaan yang paling menyenangkan ya yang sudah disukai dulu begini πŸ™‚

  2. Ngomongin WP vs Blogger itu sama kayak ngomongin Nikon vs Canon.. masing2 udah ada pendukungnya plus emang punya ciri khas yang berbeda. Tinggal nyamannya aja sih pake yang mana. Aku sendiri setelah coba dua2nya ternyata lebih sreg sama WP ^_^

    • Iya mbak, dari awal saya juga udah nyoba keduanya. WP.com trus blogger lalu jatuh hati sama WP.org, platform yg paling fleksibel πŸ™

      Thank buat kunjungan baliknya.

  3. “WordPress hadir dengan dua platform free (WordPress.com dan BLOGDetik.com) yang juga tidak perlu perawatan sama sekali seperti blogger”

    Emang perawatan Blogger kayak apa mas?

    • Tidak ada mas. Begitu juga layanan blogging dengan WP seperti yang saya sampaikan di atas, WordPress.com dan blogdetik.

      Yang perlu mengurus sendiri, hosting, themes, pluginnya adalah wordpress self-hosted (wordpress.org) tapi semuanya worthed kalau dilihat dari fleksibilitas yang kita dapat πŸ™‚

  4. selamat pagi sobat….kunjungan perdana saya nich sob,,,kalau saya masih setia menggunakan platform blogspot….ulsannya telah manambah lagi ilmu saya pagi ini sob,,,terimakasih atas sharenya….

  5. yups benar sekali. jika blogger jarang sekali bisa di hack oleh seseorang yang suka meretas situs orang. tetapi wordpress sangat mudah itulah kelemahan wordpress sendiri sebagai contoh hrrp://blablabla/wp-admin maka secara otomatis akan masuk ke admin tinggal mencari selah yang vuln saja, atau jika menemukan bugnya maka sangat mudah untuk mereset password dari wordpress yang di chrack oleh MD5. ini sama saja seperti joomla contoh hrrp://blablabla/administrator maka mudah bagi para peretas untuk mendapatkan login dan password. jika blogger sangat sulit untuk di curi kecuali tanya baik2 sama admin password dan email blogger tersebut hahahaha

    kalau untuk masalah SEO atau tidak blogger juga bisa unggul dibandingkan wordpress, tergantung kita merawat html, meta tag, diskripsi atau lazim dibicarakan adalah menaruh meta tag dengan tepat maka blogger juga bisa jauh lebih unggul. menurut pengalaman saja ini yang pernah saya alami

    • Iya mas benar sekali, meski sudah ada panduan untuk mengamankan saat menginstall seperti pengubahan prefix database tapi tetap saja masih ada resiko. Saya sendiri pernah lupa password blog saya dan mengatasinya dengan reset password via database seperti cara itu.

      Yang lebih bahaya lagi kebanyakan themes WordPress memunculkan login user pada link yang ada di post meta (biasanya sekitar judul) dengan format sitea.com/author/username. Tahu username sudah setengah jalan buat ngrubuhin sebuah blog WordPress, tinggal tanya aja baik – baik passwordnya, begitu khan mas? Hahaha….

      Ya mungkin benar juga sih masalah SEOnya, markup dan meta tag blogger juga bisa dibuat lebih bagus. Tapi kalau pengguna awam yang jarang bermain code kayaknya agak susah buat ngerubah sendiri mas. Sedang Pengguna WordPress punya banyak pilihan tool untuk menjadikan blog lebih SEO friendly seperti plugin, yang juga bisa membantu optimasi on page SEO saat proses pembuatan konten.

      Makasih mas, buat kunjungan balik dan komentarnya yang keren πŸ˜€

      • Mungkin wordpress bisa di curi menggunakan fake login. πŸ™‚ Ini salah satu contoh blog teman saya yang terkena deface.
        urangkurai.blogspot.com

        • Semua website yang menggunakan WordPress, pasti kalau mau login ada di /wp-login.php. Kalau hacker tidak memiliki akses ke server kita sebelumnya (seperti saat blog ini ikut jadi korban karena satu server kena semua) saya rasa tidak akan bisa diinject script begitu saja untuk dihack.

  6. yups memang ada perbedaan mas. untuk pemula memang harus menguasai blogspot, sebelum melangkah ke platform wordpress. saya pernah mempunyai akun tersebut, jika orang awam memang sangat sulit untuk menjinakan wordpress, jika sudah mahir maka dengan mudah menaklukannya.

    blogger memang cocok untuk pemula, karena designya elegan dan sangat dimengerti bahkan viturnya sudah lumayan untuk saaat ini dibandingkan beberapa tahun yang lalu. mungkin blogger juga akan terus update mengembangkan dasbor mereka tetapi entah kapan itu karena saya bukan orang google hahahahah.

    salam kenal mas tiyo, semoga pertemanan dan menjalin silaturahmi ini semakin terus bertambah
    happy blogging

    • Kesulitan penggunaan WP untuk user baru mungkin sekarang adalah pada terlalu banyaknya menu dalam Dashboard. Saya ada teman yang kemarin juga sedikit kesulitan dalam mensetting widgets dan page menu.

      Blogger enaknya bisa langsung klik untuk edit tampilan, untuk yang pengen belajar coding bisa pilih Edit HTML biar tambah keren. Saya pertama belajar juga dari sana. User WordPress dimanjakan dengan tampilan yuang sebagian besar sudah kelewat cantik dan unyu sehingga sedap dipandang mata.

      Setelah agak bisa coding saya lebih memilih editing themes WordPress, meski banyak theme shop dan developer top diluar sana yang mengunakan cara yang berbeda – beda, namun kalau mau belajar bisa menambah banyak ilmu. Bahasa pemrograman yang wajib diketahui paling tidak PHP, HTML, CSS dan sedikit javascript yang dipisah. Berbeda dengan Blogger yang mengusung satu file XML yang berisi java, HTML dan CSS jadi satu πŸ™‚

      Blogger memang sudah ada kemajuan pesat setelah dulu saya masih kadang – kadang nulis di sana mas. Keren deh. Iya mas, *salaman dulu* moga pertemanan yang saling membangun dan berbagi ilmu akan terus terbina antara kita, halah lebay

      • Menurut saya pribadi wordpress itu sama sulitnya dengan blogspot. Mesin blogspot itu terlalu banyak otomatisasi dari mesinnya, jadi kurang bisa dicustom. Kalau wordpress itu terlalu banyak kode php jadi agak sulit untuk pemula walaupun banyak themes yang menyediakan fitur sesuai kebutuhan.

        Saya hanya berbagi pengalaman saja, coba gunakan ExpressionEngine. ExpressionEngine jauh lebih gampang daripada wordpress bahkan CMS-CMS lain. Hanya membutuhkan pengetahuan tentang HTML & CSS serta sedikit templating language, kita bisa membuat web dengan full custom. Anda bisa dengan mudah mengcustom URL, layaknya membuat folder. πŸ™‚

        • Templating language? Apa pula itu? Saya tidak tahu PHP, jadi saya tidak mudeng itu, modal autodidak HTML dan CSS sudah cukup untuk membuah themes WordPress.

          Kalau untuk user awam yang ingin bisa benar – benar memiliki kuasa penuh, WordPress yang dihosting sendiri jelas pilihan tepatnya.

          Kalau EE, lihat harganya yang ratusan $ pasti balik kanan lah, terutama bagi user di indonenisa yang baru ingin memulai membuat werbsitenya.

          Kalau pakai blogger dan bicara kustomisasi, jauh banget? Namanya saja 100% gratis, mau ngarep lebih kayak apa juga nggak kesampaian.

  7. kalo untuk menulis lebih memilih blogspot,, tapi untuk toko online, aku milih2 dulu hehehe… dulu katanya blogspot enggak bisa impor artikel dari blog selain blogspot ya mas

    • Haha.. Iya ternyata, saya kemarin belum mengecek, ternyata sekarang juga begitu, kalau import hanya bisa dari blogspot, user yang pindah kapal ke WordPress dan punya banyak tulisan mikir – mikir pastinya buat balik lagi.

  8. Makasih gan masukannya..justru saya masig pusing mikir masalah ini wordpress vs blogger/blogspot. Cuma yang aku sering rasakan adalah waktu loading blgspot lebih cepat dibanding wordpress, coba agan rasakan sendiri.

    • Tidak bisa digeneralisasi begitu juga, kecepatan loading sebuah blog/situs tergantung dari berbagai hal, mulai dari konten yang ada dalam halaman sampai berbagai hal lain. Untuk blogspot mungkin spek sama saja, tapi kalau WordPress sangat beragam, mulai dari hosting yang diapakai, themes dan plugins yang diaktifkan juga turut mempengaruhi kecepatan.

      Plugins dan themes ini sering memberikan pengalaman dan kemudahan yang sangat berbeda dalam menggunakan sebuah blog/situs, meski sama – sama menggunakan wordpress dibalik layar. Beberapa plugin bahkan bisa menyulap blog wordpress menjadi situs jual beli online, lengkap dengan payment gateway. Blogspot setahu saya tidak bisa CMIIW πŸ™‚

      Thanks atas komentarnya sebelumnya πŸ™‚

    • mungkin anda bener, soalnya hosting punya google memang sangat top. apalagi deket dengan kita lagi, di singapura. Tapi ya, blogger tidak selalu cepat.
      Wordpress bisa ngatur cachenya, gzip dll. kalau mau cepat bisa gunakan CDN πŸ™‚

      • Untuk blogger yang bermodal mungkin chace dan sebagainya tidak masalah mas, tapi untuk yang memiliki budget cekak, space hosting terbatas, menggunakan chace yang menghasilkan file html statis untuk setiap halaman blog malah mengurangi space terbatas itu mas, kalau saya cenderung lebih senang meminimalisir plugin dan menggunakan themes yang sederhana, dan mengecilkan ukuran gambar yang kita pajang di blog agar load server ringan πŸ™‚

        • Mungkin saya sedikit meluruskan “cache”, mungkin menurut kang Tiyo cache itu adalah file statis yang disimpan agar mempercepat pemuatan blog.

          Tapi pada dasarnya cache itu luas kang, ndak hanya cache pada sisi server. Kalau saya lebih suka menggunakan cache yang disimpan di browser client. Jadi ketika web kita dibuka kembali secara otomatis browser langsung membuka file cache offline web kita.

          Kalu ingin tahu perbandingan cache browser client dengan cache file statis server, coba akang buka web saya. Lalu tutup tab browsernya, dan buka kembali πŸ™‚

        • Dalam konteks WordPress, jelas cache yang saya maksud adalah chace di server, dimana setiap halaman dibuatkan file html, jadi yang diload ke user file itu.

          Memang lebih cepat loadingnya, karena server hanya menyajikan sebuah file HTML, sedang kalau tidah ada chacing request datang dari functions yang ada di themes dan plugins yang jumlahnya pasti lebih banyak.

          Tapi jika halaman kita banyak, file cache itu jumlah dan ukurannya juga banyak, tidak ideal untuk user dengan space hosting terbatas.

          Makasih udah nambahin πŸ™‚

  9. pngin memakai wordpress.org tapi masih bingung. tolong dong mas di share tutorialnya make wordpress.org
    biar bisa menolong newbie kyak ane.
    selama ini ane pake blogger karena menurut ane yg paling mudah dan gk byar hosting.

  10. wah menurut saya wordpress.org yang terbaik, saya punya dua website yang satu blogger dan yang satu wordpress. wordpress enak SEO nya, saya pake yoast ( gratis ) sama seo precessor ( berbayar ).
    kalau mau cari plugin tinggal beli di themeforest.
    blogger enaknya hampir semuanya gratis. tombol share gratis, di WP bayar dengan plugin , meskipun tampilannya bagusan wordpress tetapi tetap setuju dengan yang gratis. di WordPress sulit cari cara membuat sesuatu seperti related post tanpa plugin, kalau ada ya paling di website terkenal seperti hongkiat dan wpbeginner. meskipun saya mengerti bhs inggris tetapi yang gak enaknya gak disediakan demo sama perancang kodenya, jadi agak bingung.

    Lalu dalam hal editing, wp memang khusus buat pro sedangkan blogger buat newbie.
    Hal yang gak enak adalah, theme, theme wordpress itu memang sangat bagus, tetapi harganya selangit. di blog saya, saya memakai theme genesis, dan childnya copyblogger.
    Selain itu WP rentan terhadap serangan keamanan sehingga kita harus membeli layanan securi, memasang wp security plugin atau sejenisnya, mengedit inii-itu supaya aman dll.

    Oh ya tampilan komentarnya bagus banget, boleh minta kodenya πŸ™‚ ?

    • Untuk plugin yang menambah fungsionalitas, saya rasa hampir selalu ada plugin gratis karya developer – developer handal dari luar sana, termasuk related post yang saya pakai itu gratis. 4 Blog WordPress yang saya miliki semuanya menggunakan plugin dan themes gratisan.

      Editing themes, saya rasa tidak ada pemilahan pro dan newbie, saya yang tidak paham betul PHP nyatanya bisa mendesign themes ini sendiri dari underscores theme, design memang perlu sedikit pengetahuan, imajinasi/jiwa seni dan praktek yang makin banyak πŸ˜€

      Lalu untuk serangan keamanan, bisa deh sedikit ditangkal dengan menggunakan username dan password kuat, lalu db prefix diganti jangan wp_. Itu berdasarkan yang saya ketahui saat ini πŸ™‚ Saya juga sempat menulis tips keamanan ini dalam artikel Cara Install WordPress di WPKamt.com

      Code design blog ini bisa mas Alief temukan di file http://abouttiyo.web.id/wp-content/themes/OnFocus/theme.css, bagian yang saya beri komentar ‘customized element’ hingga media query.

      • Kalau ingin yang pro jangan setengah-setengah, wordpress itu opensource jadi belum pro. Dan pada dasarnya wordpress itu hanya sebuah blog publishing tool dan bukan CMS. πŸ™‚

        Saran ajah kalau ingin yang pro dan benar-benar pro gunakan ExpressionEngine.

    • Kalau ada waktu sih bisa coba semua. Tapi kalau mau jawaban singkat dari saya, jawabannya adalah WordPress hosting sendiri. Lebih powerful dan ada banyak pilihan design dan plugins yang sampai puluhan ribu πŸ™‚

  11. Menurut saya wordpress dan blogspot itu sama. WordPress sebenarnya bukan CMS, melainkan hanya blog publishing tool. πŸ™‚ Masih banyak kok CMS yang β€œbenar-benar CMS”, alias bukan blog publishing tool πŸ™‚

    Saya pernah menggunakan wordpress, kalau saya terus menggunakan wordpress saya tidak akan bisa berkembang karena wordpress fiturnya hanya itu itu saja.

    • Kalau sudah pernah menyelami coding di WordPress, tahu apa itu hooks dan filters, pasti tidak akan berkata begitu, WordPress itu sangat extendable. Justru karena opensource ini kita bisa memiliki kuasa penuh pada situs kita.

Komentar ditutup.