Java Heat; Pengenalan Budaya Indonesia ke Dunia

Java Heat merupakan sebuah film produksi Margate House yang baru saja dirilis kemarin, 18 April 2013. Film dengan latar belakang budaya Yogyakarta ini selain dibintangi  aktor dan Aktris Indonesia seperti Ario Bayu, Tio Pakusodewo, Atiqah Hasiholan juga ada bintang Hollywood yang ikut ambil bagian, yaitu Kellan Lutz (pemeran Emmet Cullen РTwilight) dan Mickey Rourke (pemeran musuh utama Iron Man 2).

Alur Cerita Java Heat

Review Alur Cerita Java Heat  Movie

Alur cerita adalah tentang terjadinya pemboman dalam sebuah pesta di wilayah Kesultanan Yogyakarta yang menewaskan Putri kesultanan yang bernama Sultana (Atiqah Hasiholan). Jake Travers (diperankan Kellan Lutz) adalah warga Amerika yang menjadi saksi mata kejadian itu, dia sedang diwawancarai oleh Letnan Hashim (Ario Bayu) seorang anggota Densus 88.

Esoknnya Jake dan Letnan Hasim mengadakan olah TKP, mereka menemukan bahwa pemboman tersebut tidak meledakkan dirinya sendiri, melainkan ada orang lain yang berada tidak jauh yang membawa remote.

Jake heran dengan informasi dari Hasim tentang posisi tubuh Sultana yang dia rasa tidak pada tempatnya. Setelah melihat jasad Sultana, Jake semakin yakin kalau yang ada di depan mereka bukanlah Sultana, melihat sekujur tubuh yang dipenuhi tato. jake Yakin Sultana masih hidup.

Musuh tau tentang aktifitas mereka, sepulang dari sana mobil yang mereka kendarai ditabrak hingga berguling. Hasim tak sadarkan diri, sementara musuh sudah turun dari mobilnya dan hendak memberondong mereka berdua. Beruntung Jake sigap dan bisa melumpuhkan dua dari tiga musuh yang digambarkan Jihadist (baca = teroris) yang dipimpin Ahmed.

Hasim berterimakasih karena telah diselamatkan Jake dan mengundangnya ke rumahnya untuk menginap. Namun paginya setelah makan Hasim mengungkap identitas palsu Jake sebagai asisten dosen Sejarah Budaya. Akhirnya Jake mengaku kalau dia adalah seorang angota Marinir Amerika yang memburu teroris yang berada di Yogyakarta.

Malik (Mickey Rourke) adalah orang yang mendanai para teroris tersebut. Ia menjanjikan pendanaan kepada Ahmed, sebagai gantinya Ahmed harus menurutinya untuk melakukan pekerjaan kotornya untuk mencapai tujuan utamanya, merebut perhiasan berhaga milik kesultanan.

Melalui rekannya, Jake tahu bahwa tato yang ada di tubuh palsu Sultana adalah tato milik wanita penghibur ‘elite’. Dia mencari wanita dengan tato serupa dan menanyai tentang yang dia ketahui tentang keberadaan rekannya. Ia tahu kalau rekannya yang juga saudaranya disewa seorang bule.

Belum lengkap informasi yang diterimanya Ahmed menyerang dan bahkan membunuh wanita itu dan terjadi baku tembak yang menewaskan rekan Hasim dan atasan wanita penghibur itu. Darinya Jake mengetahui Malik adalah nama bule yang menyewa wanita itu.

Cerita perburuan Malik makin panas dari sini, apalagi saat Hasim juga tidak bisa berhenti maju setelah istri dan anak – anaknya diculik Malik. Ada keterlibatan orang dalam kesultanan, perburuan Sultana, dan harta tersebut bahkan sampai candi Borobudur.

Baiknya anda pergi ke bioskop untuk melihatnya :mrgreen: Hahaha….

Java Heat; Promosi Budaya Indonesia melalui Film

Sisi lain dari film ini selain perburuan dan misteri dalam ceritanya adalah pengenalan budaya Indonesia ke dunia dalam proporsi yang sangat besar. Saat adegan introgasi Jake pertama kali itu, saat film baru berjalan 3,5 menit film ini sudah bercerita tentang batik. Pada menit ke 13 ada adegan yang menampilkan pementasan wayang kulit.

Masih sangat banyak lagi yang tak terhitung, landscape kota Yogyakarta juga banyak ditampilkan, aktivitas masyarakat, ukiran, tarian, pencak silat hingga Candi Borobudur. Juga penyampaian filosofi Islam dan Jawa yang dimunculkan dalam Java Heat, seperti kita punya 2 telinga dan satu mulut, sehingga kita cukup berbicara setengah dari kita mendengar.

Penggambaran tentang terorisme di Indonesia juga hendak ditampilkan dalam Java Heat, cuma di sini kesannya teroris cuma orang bodoh suruhan orang lain, orang asing. Kritik dan pengambaran jenderal dan pemerintahan yang korup juga ikut disentil dalam film ini.

Java Heat; Final Score

Sebagai penggemar film genre thriller saya memberikan nilai 7,5 untuk Java Heat. Tapi kalau melihat Java Heat adalah film tanah air dan menjadi sedikit subyektif nilainya naik jadi 8,5 paling tidak ūüôā¬†Kalau penasaran, buruan ke bioskop dan tonton film Java Heat. Apresiasi budaya Jawa dan Indonesia adalah nilai lebih film ini.

[schema type=”movie” url=”http://www.imdb.com/title/tt2083231/” name=”Java Heat” description=”Java Heat, sebauh film garapan Indonesia dan Hollywood dengan muatan budaya Indonesia khususnya Jawa yang kental. Menjadikan java Heat adalah film yang sangat bagus untuk mengenalkan budaya dan pariwisata Indonesia ke dunia.” director=”Conor Allyn” producer=” Margate House Films” actor_1=”Ario Bayu”¬†actor_2=”Atiqah Hasiholan” actor_3=”Kellan Lutz”¬† actor_4=”Mickey Rourke”¬† actor_5=”Tio Pakusodewo” ]

2 pemikiran pada “Java Heat; Pengenalan Budaya Indonesia ke Dunia

  1. april ya, bakal banyak film yang ditonton nih…
    tapi menariknya kalau korupsi juga sempat disinggung, pengen lihat bagaimana korupsi dimuat di film ini

Komentar ditutup.