my Avast, Dashboard Antivirus terbaik

My Avast, Dashboard untuk Memantau Semua Instalasi Avast! Antivirus

Kalau anda adalah orang yang memiliki banyak komputer atau mungkin sering menginstall komputer kantor, atau juga sering install komputer sendiri atau punya teman, menginstall program anti virus adalah salah satu hal wajib yang perlu anda lakukan.

Antivirus membantu komputer yang baru diinstall agar tetap aman dari serangan berbagai virus, worm, trojan dan juga berbagai malware lain yang perkembangannya semakin marak saat komputer terhubung dengan Internet, sebuah aktivitas harian kita saat ini.

Bagi saya, Avast! adalah salah satu program antivirus wajib untuk tiap komputer yang pernah saya install. Tidak perlu membeli atau bahkan membajak Avast! Internet Security, Avast! Free version saja saya rasa sudah cukup.

Kenapa memilih Avast! Antivirus?

Sudah lebih dari 5 tahun saya adalah penguna setia Avast! antivirus. Ada beberapa keungulan Avast yang menjadikannya sebuah program andalan saya. Paling tidak ada 3 alasan berikut.

Boot time Scanning

Adalah sebuah fitur dari avast yang memungkinkan kita men-scan komputer saat booting, sebelum masuk ke system windows. Saat sebuah komputer saya curigai terkena virus, solusinya mengaktifkan menu ini, agar semua virus dibabat sampai punah sebelum sempat jalan di system windows.

Update yang cepat

Berapa lama waktu yang anda perlukan untuk mengupdate database antivirus anda? Avira, AVG, Symantec dan Smadav mungkin perlu waktu beberapa menit. Selain lama biasanya mereka boros bandwidth karena file update yang di download bisa puluhan MB.

Lain dengan avast yang begitu komputer dinyalakan dan terhubung dengan internet, paling sering update sudah selalsai 5 – 10 detik setelah booting selesai.

Benar – benar membersihkan virus

Apa yang dilakukan antivirus anda begitu flash disk yang anda tancapkan terkena virus? Avira biasanya memeberi tahu kalau file autorun.inf diblokir (padahal kadang file tersebut bukan bagian virus). Kalau ada file lain yang terindikasi virus biasanya juga diblokir saja.

Smadav juga begitu, paling kalau ada virus ya bilang – bilang saja, lalu menunjukkan daftarnya dan menunggu keputusan kita mau apa. Disamping dulu sering membuat folder Smad-Cage yang tidak bisa dihapus selain diformat, saya benci itu!

Avast tidaklah demikian, kalau virus ya sudah dihapus saja langsung. Ini adalah hal yang perlu dilakukan agar komputer aman, take no risk!

Kalau nantinya semua file anda seperti hilang, biasanya yang hilang ya virusnya tadi. File anda yang sesungguhnya biasanya hanya di-hidden saja oleh virus laknatullah.

Selain itu, perlindungan dari file exe dari flash disk melalui system sandbox dan pemantauan email yang diterapkan avas juga sangat membantu dalam mengamankan komputer.

My Avast!, Avast Antivirus Dashboard

Ada satu hal baru tentang avast yang sangat menarik menurut saya. Dulu setelah registrasi dengan alamat email, Avast! akan mengirim email yang isinya sekedar link untuk aktivasi antivirus. Sekarang link aktivasi itu merujuk pada pendaftaran akun di https://my.avast.com/home.

Lengkapi prosedur pendaftaran yang ada, nantinya anda akan memiliki sebuah dashboard baru tentang komputer yang pernah anda beri Avast! juga status keamanannya seperti gambar berikut.

my Avast, Dashboard Antivirus terbaik

Seperti yang terlihat di atas, dua buah komputer sudah terdaftar dengan sistem aktivasi di akun My Avast! saya. Yang satu dengan status Security OFF, satunya SECURED. Kalau dilihat detil kondisi komputernya adalah sebagai berikut:

Avast, Antivirus terbaik

Keuntungan yang kita dapatkan dengan sistem dashboard antivirus ini adalah kita bisa tahu, komputer yang pernah kita install itu sekarang aman atau tidak, kalau seperti di atas, yang satu ternyata sudah tidak aman karena update terakhirnya sudah 19 hari .

Hal ini sangat penting kalau anda bekerja sebagai technical support atau team IT, karena dengan mudah anda bisa menginformasikan pada penguna komputer tersebut untuk online sebentar agar Avast! otomatis mengupdate database virusnya. Jika tidak ya anda sendiri yang mendownload update versi offline dan mengadakan update pada komputer – komputer itu.

7 pemikiran pada “My Avast, Dashboard untuk Memantau Semua Instalasi Avast! Antivirus

  1. Saya pakai windows 8, nggak pusing2 pake antivirus mas. Sudah include di dalam OS nya. Sejak 2008, sejak awal punya laptop, saya pake microsoft security essential. Dan gak pernah liat kaya apa virus itu 😀

    Avast membuat software “Internet Ngebut” ku kagak jalan 😀

    • Di laptop baru yang kemarin di-share fotonya itu ya mas? Keren tuh, semoga bisa ikutan cepet beli laptop sendiri deh 😀 Pengen.web.id :mrgreen:

      Kalau pengalaman saya buat pengaman pokoknya ya Avast! Paling sadis sama virus, pernah juga pake Microsoft Security Essential atau Windows Defender, tapi ga ngrasa sekuat avast, hehehe…

  2. Untuk sementara saya masih setia dengan avira mas walau banyak yg nggak suka dengan antivirus yang satu nih tapi berdasarkan informasinya mas di atas, kayaknya boleh juga nih untuk saya coba di laptop saya. Itu untuk antivirus dari luar dan untuk antivirus lokal, saya masih setia juga untuk menggunakan antivirus smadav. Antivirus smaav ini kayaknya mas sdh pernah review dulu ya tapi saya kurang tau apa judul artikelnya… 😀

    • Cobain Avast deh mas, pasti nggak mau ganti lainnya, hahaha… Iya saya dulu pernah bahas juga, tapi tidak hanya smadav saja, bisa dibaca di http://abouttiyo.web.id/uncategorized/antivirus-aneh/. Di posting ini juga ada link ke posting di blog lama saya.

      Saya adalah orang yang tidak suka smadav mas, dan di tempat kerja banyak yang saya pengaruhi untuk meninggalkan smadav 😛 , karena menurut saya smadav sering kecolongan.

      Beberapa komputer teman yang saya perbaiki kebanyakan karena serangan virus, sudah ada smadavnya, jalan juga smadavnya namun seolah akur saja dengan virusnya.

      Laptop yang terakhir terinveksi Win32:Kukacka /Salaty. Smadav bisa jalan terus karena sudah bisa diinfeksi virus menurut saya, sedang avast yang dahulu sekali saya install dan tidak up to date hanya bisa jalan beberapa detik setelah log on, habis itu diblokir virus. Bukti kalau avast masih tidak bisa diinfeksi. CMIIW 😀

      • Saya juga sih sebetulnya sdh lama mau ninggalin antivirus lokal yang satu ini tapi belum ada yang cocok untuk digunakan secara permanen. palingan yg saya gunakan saat ini yaitu avira dan smadav dan untuk kecolongan2 seperti itu saya belum terlalu analitif untuk memeriksa proses kerjanya. Iye mas, kayaknya saya musti coba antivirus yg satu ini nih. Sapa tau cocok nanti dengan laptop saya dan keinginan saya juga tentunya…

        • Ditambah lagi buat bahan posting juga sukses menggenjot traffic ya mas 😀 Saya kalau install komputer paling senang dibuat sesimple mungkin, antivirus ya avast saja, download manager ya yang ga perlu jalan terus dan memonitor browser terus seperti IDM, boros resource mas 😛
          Paling ya flashget kalau ga download via torrent

        • Hahahahaha…. iya mas trafiknya malah 30 ribuan perbulan yg kunjungi halaman tentang antivirus smadav ini. Mau disesali juga nggak mungkinkan mas. 😀
          Mungkin optimasinya yg mantap ya mas atau faktor keberuntungan aja tuh…. 😀

Komentar ditutup.