24 Tahun, Apa yang Hendak Kita Raih?

Mengheningkan cipta sejenak, mencoba untuk sekedar menenangkan hati, itulah apa yang saya lakukan sebelum menulis posting ini. Sebelumnya, saya juga menyempatkan diri untuk membaca satu tulisan saya pada tanggal yang sama tahun lalu. Sebenarnya, menuliskan apa yang telah kita lalui dan apa yang hendak kita rengkuh ke depan mungkin jadi rutinitas yang mebosankan. Terutama jika nyatanya kita tidak bisa mewujudkan apa yang jadi keinginan kita yang telah kita tulis tersebut.

Namun demikian, saya mencoba untuk memaksa diri ini untuk malakukan hal ini. Dan saya bahkan sudah mencoba menuliskannya pada blog saya yang paling terdahulu beberapa hari yang lalu. Saya akui, ada banyak poin – poin yang saya lewatkan, sehingga antara tahun ini dan tahun sebelumnya rasa – rasanya tidak banyak perubahan yang saya wujudkan. Karena memang saya tidak menargetkan diri saya untuk berkembang dengan jelas. Walaupun apa yang tertulis di posting setahun yang lalu di blog ini pada alinea 5 dan 6 memang terwujud. Namun itu adalah target yang bisa dibilang tidak signifikan sama sekali.

Mungkin saya saat itu belum pernah membaca buku Рbuku motivasi seperti The Power of Kepepet atau juga 10 Jurus Bisnis Rahasia, sehingga saya menjadi orang yang lembek dalam menuliskan target saya. Namun posting ini akan saya buat lebih jelas dan gamblang lagi, saya harus punya target! Dua target sudah saya tulis di blog lama saya, target lainnya  akan saya tulis di sini.

1. Menjadi Theme Developer

Beberapa hari terakhir ini saya mencoba untuk melihat, orang Рorang seperti Justin Tadlock dan Brian Gardner yang ternyata bisa makan dari menjual design template WordPress karya mereka. Menjadi Theme developer bukanlah hal yang terlalu rumit menurut saya, mengingat saya sudah bisa menghasilkan bebrapa design yang walaupun tanpa keunggulan yang terlalu bisa dibanggakan, namun saya sudah bisa. Saya paling tidak sudah melangkah dua atau tiga langkah daripada orang yang  harus memulai dari nol besar.

Bahasa pemrograman yang diperlukan juga tidak sekompleks web developer utuh. Untuk menjadi Theme Developer yang saya perlukan adalah pengetahuan tentang PHP, HTML dan CSS saya juga sudah menjejakkan langkah saya pada ketiganya sejak beberapa tahun terakhir. Web developer utuh mungkin harus tahu lebih banyak pemrograman seperti Java, ASP, atau bahkan Perl dan Ruby.

Target, harus ada waktu jelas dan langkah untuk mencapainya. Saya targetkan untuk bisa mulai on di dunia ini sejak awal tahun depan. Sedangkan langkah yang paling realistis adalah dengan menjadi kontributor saja dulu pada komunitas Theme developer seperti itu. Tidak perlu membangun brand sendiri dari awal, saya hanya perlu untuk mempelajari Framework yang ada dan membuat theme dengan design saya dahulu.

2. Menjadi Freelancer

Ini bukan merupakan hal yang sangat ingin saya raih mungkin, karena saya rasa kurang realistis. Freelancer khususnya yang bergerak di bidang design haruslah memiliki semangat untuk mengatur waktu yang kuat. Ditambah kondisi yang selalu fresh untuk mendapatkan ide – ide segar. Namun kondisi saya nyatanya adalah seringkali merasa kelelahan pada sore hari setelah jam kerja. Yang menjadikan saya sering kali ogah – ogahan untuk sekedar membuka photoshop, membuat satu file design. Track record saya pada bulan – bulan terakhir juga tidak begitu bagus saat berhadapan dengan photoshop.

Least but not last ….

Selain dua tujuan itu mimpi terbesar saya adalah memiliki media besar, seperti tulisan pada blog terdahulu saya, namun itu masih merupakan rencana yang masih terlalu tidak realistis. Menjadi seorang blogger seperti Darren Rowse adalah sangat bagus, namun blogger harus memiliki waktu lebih banyak untuk research konten dan juga research iklan dan brandingnya di internet, sehingga dua poin di atas mungkin yang akan saya garis bawahi terlebih dahulu.

Mimpi dan cita – cita tidaklah pernah menjadi kenyataan jika kita tak berusaha dengan keras untuk mewujudkannya bukan? Oleh karenanya saya berjanji untuk menjadi orang yang punya semangat lebih keras dan tekat yang membaja dalam meraih semua itu!

Saya sudah menjadi orang yang lebih termotivasi sejak beberapa bulan terakhir, dan saya tidak akan menjadikannya padam begitu saja. Semua orang bisa sukses dan memperoleh kehidupan yang lebih baik, karena sukses itu adalah pilihan! Berdo’a, agar semua ini tidak sekedar menjadi tulisan hampa, yang menjadikan saya hanya bisa tersenyum kecut saat membacanya tahun depan. Semangat…!!!

2 pemikiran pada “24 Tahun, Apa yang Hendak Kita Raih?

Tinggalkan komentar