Blogger vs WordPress

Blogger vs WordPress, Perbandingan 5 Faktor SEO Penting

Sudah banyak yang membahasΒ perbandingan dua platform blogging yang paling banyak dipakai di Indonesia, Blogger vs WordPress. Masih banyak yang pengen memulai blog tapi masih bingung, enaknya menggunkan yang mana ya? Atau ada yang sudah ngeblog juga, tapi penasaran sebenarnya gimana sih kalau pakai WordPress atau Blogger itu?

Saya sendiri mengawali ngeblog dibulan April 2007 dengan WordPress. Karena lagi semangat belajar dan pengen tahu mana yang lebih bagus antara Blogger vs WordPress maka pada bulan Mei berikutnya juga membuat sebuah blog di Blogger yang keduanya sudah lama saya tinggal begitu saja. Dan lebih sering mengunakan blog ini yang menggunakan WordPress self-hosted.

Posting kali ini saya akan membandingkan WordPress dan Blogger juga, tapi spesifik dilihat dari segi SEO saja. SEO secara mendasar, dimana sebuah blog WordPress atau blogspot bisa di setting tanpa tambahan apa – apa. Kebanyakan on-page SEO. Langsung deh, kita bahas.

1. Category vs Label

Google sendiri menyukai URL yang lebih ringkas untuk disimpan dalam indexnya. Baik WordPress atau Blogspot memiliki fitur untuk membagi posting dalam kumpulan topik. Kalau di WordPress namanya kategori kalau di Blogspot disebut Label.

URL sebuah kategori di domain.wordpress.com adalah dengan menambah /category/nama_kategori sedang di blogspot justru lebih panjang yaitu /search/label/nama_kategori. WordPress terlihat lebih pendek, lebih bagus berarti.

Selain itu WordPress juga memiliki sistem pengelompokkan lain yang desebut dengan tag. Tag bisa dianggap sebagai anak kategori itu sendiri tetapi secara struktural bukan didalam kategori, tapi lebih pada untuk menandai isi posting itu membahas tentang apa secara spesifik.

2. Tombol Sharing Artikel

Social signal yang ditunjukkan dengan jumlah orang yang membagikan tulisan kita di Social Media seperti Facebook dan Twitter sekarang merupakan standar Google untuk menentukan sebuah tulisan bagus atau tidak. Yang berakibat juga pada posisi sebuah situs di SERP.

Blogger vs WordPress - WordPress PublisizeKalau anda pengguna WordPress, pengaturan yang memudahkan anda untuk menambahkan tombol – tombol sharing social media ini bisa diakses di http://domain.com/wp-admin/options-general.php?page=sharing. Bisa membagiΒ  posting secara otomatis ke profil social media kita juga jika profil social media kita sudah dimasukkan dalam Publicize dan aktif.

Kalau di blogspot saya tidak bisa menemukan pilihan ini πŸ™ WordPress menang lagi.

3. Setting Pencarian

Bagi saya yang baru membolak – balik halaman dashboard Blogger untuk mendukung posting ini, ini adalah kemajuan besar yang dilakukan Blogger. Karena sekarang ada sebuah halaman setting yang powerful sekali yang disebut Search Preferences.

Blogger vs WordPress - Blogger SEO Setting Lengkap (Search preferences)

Setting ini bisa diakses dengan mengunjungi http://www.blogger.com/blogger.g?blogID= 4400856101799000595#searchsettings pada blog saya, blog anda IDnya pasti beda. Isinya bisa dibilang lengkap, mulai dari homepage meta description, custom error 404, redirect hingga custom robots.txt untuk global blog atau per halaman dan arsip/hasil pencarian.

Bagi yang mau belajar SEO memahami semua menu di halaman ini adalah sebuah kewajiban. Bagi pengguna WordPress sepertinya tidak ada nih yang seperti ini πŸ˜›

4. Penggunaan Google Authorship

Google Authorship adalah sebuah standar baru Google yang berguna untuk menampilkan foto profil Google+ seseorang di samping artikel tulisannya yang muncul di SERP. Foto ini terbukti efektif untuk meningkatkan klik pengguna, bahkan jika halaman anda tidak berada di atas hasil pencarian, kalau yang lain tidak ada foto profilnya, user cenderung memilih tulisan anda.

Blogger vs WordPress - Google Authorsip Markup

Setelah anda mengklik tombol upgrade to Google+ berwarna biru itu, URL penulis yang semula merujuk ke profil blogger akan diganti ke halaman Google+ anda, seperti blog ini. Jika mau memaksimalkan SEO blog kamu, ini wajib dilakukan.

Kasihan pengguna WordPress.com harus menambahkan script seperti ini pada sidebar secara manual.

bank mandiri bank terbaik di indonesia

Kebanyakan blogger mungkin masih menggunakan setting lama, menggunakan link ke halaman profil blogger mereka dalam link nama mereka. Sehingga tidak heran domain authority semua blog dengan akhiran .blogspot bernilai 95 seperti yang terlihat di atas (sumber mozrank bar), sangat tidak akurat.

5. Tracking Visitor

Upaya SEO akan sia – sia manakala kita tidak tahu apa yang didapat dengan langkah optimalisasi yang kita rubah. Di sinilah trackingt dan statisik situs diperlukan. WordPress secara default dibekali dengan statistiknya sendiri yang bekerja sama dengan quantcast.com sementara Blogger bisa disetting untuk mengunakan Google Analytics dengan memasukkan UA tracking code pada bagian Setting – Other.

Pengalaman saya dalam menggunakan keduannya sama – sama bagus. WordPress stats dengan sederhana menampilkan jumlah pengunjung, situs referal, keyword mesin pencari, halaman yang dibaca dan link di blog yang di-klik orang. Disamping beberapa menu lain yang agak tersembunyi.

Sementara Google Analytics adalah layanan tracking situs yang menjadi standar bagi situs – situs populer di dunia. Memiliki berbagai data yang menyeluruh yang tidak bisa saya bahas dalam sebuah posting sekaligus. Kebanyakan blogger pasti malas untuk menggali lebih dalam tentang menu yang terasa terlalu banyak ini.

Hasil perbandingannya, untuk kepentingan blogging sederhana imbang. Tergantung kita mau membaca data dengan cara seperti apa.

Blogger vs WordPress dari sisi SEO, Short Answer.

Melihat kembali ke poin – poin di atas, jawaban ringkas pertanyaan dan perdebatan tentang Blogger vs WordPress kalau dilihat dari fitur SEO adalah IMBANG.

Blogger ternyata juga sudah berkembang tidak seperti yang dulu. Manipulasi URL sebuah posting dengan focus keyword juga sudah bisa. Yang saya cari dari keduanya adalah kemampuan manipulasi meta tag description untuk tiap posting.

Di blogger sama sekali tidak ada, sedang WordPress secara otomatis akan mengambil kata – kata pertama sebuah posting untuk mengisi meta description ini. Mungkin harus buat blog WordPress dengan hosting sendiri ya kalau pengen fitur ini πŸ˜›

29 thoughts on “Blogger vs WordPress, Perbandingan 5 Faktor SEO Penting

    • Ya mas, WordPress hosting sendiri adalah topik posting selanjutnya, kalau posting ini saya tekankan pada perbedaan kedua platform ini yang gratis, Blogger.com dan WordPress.com. Dimana pada keduanya user sama – sama mendapatkan fasilitas seadanya. Tidak bisa menambah, bisanya ya cuma memaksimalkan yang ada dengan cara – cara di atas πŸ™‚

  1. Penjelasannya bikin ngiler aja mas untuk cepat2 integrasi ke wordpress. Untuk sementara maksimalkan dulu yg ada lah sambil cari2 biaya tambahan untuk menuju rumah baru nanti di wordpress.org. makasih atas informasinya mas… (y)

    • Yak, makasih juga dah makin sering komentar di sini mas πŸ™‚ Hati – hati lho mas, kalau sudah pakai WordPress self hosted males ngeblog yang gratisan πŸ˜€

      • Kalau memang begitu efeknya nanti pada saat mulai menggunakan wordpress self hosted, berarti akan menjadi tantangan baru itu mas supaya tetap eksis dalam dunia maya.

        Iya mas, saya akan sering2 main kesini kalau ada kesempatan coz saya sdh buat list khusus kok untuk blog2 yg akan rutin saya kunjungi. Yg jelasnya ada beberapa pertimbangan deh knapa saya suka berkunjung ke blog ini.

        • Iya mas, lebih semangat juga buat bertahan, soalnya buat blognya jalan saja sudah keluar modal, hehehe…

          Wah, jadi penasaran nih, alasan berkunjung ke sininya apa saja ya :mrgreen:

        • Pokoknya ada deh alasannya mas. Tapi kayaknya untuk beberapa minggu ke depan, saya belum bisa berkunjung ke blognya mas coz laptop saya lagi bermasalah. Hardisknya tiba2 nggak terbaca di laptop saya. Sdh kucoba pasang di laptop yg lain tapi tetap nggak bisa terdeteksi juga hardisknya. Kayaknya ada kemungkinan semua data2 di hardisk tsb akan hilang mas. Saya rasa kayak disambar gledek nih mas. :'(

        • Jadi penasaran, hehehe… thanks ya Mas, udah masukkin RSS blog saya ini ke sidebar blog Mas Agung.

          Semoga aja hardisknya ga separah itu rusaknya, biar bisa selalu online nemenin fans dan saya ngeblog πŸ™‚

  2. menurut saya juga Wp emang lebih keren, tapi gimana ya, sudah kepincut dengan blogspot neh sob, hehehehe

    • Yah, tergantung juga tujuan ngeblognya Sob. Kalau selama ini bisa bangun readership dengan cara blogwalking sudah terasa cukup ya tidak apa – apa. Tapi kalau mau lebih memanfaatkan teknologi dan menjadikan Google sebagai ‘penyumbang pengunjung tak terlihat’ SEO adalah harga mati.

      Karena berdasarkan pengamatan saya, blog dengan readership yang banyak, kalau dengan engine blogspot kontennya sepertinya juga kurang bisa ditemukan search engine πŸ™‚

  3. Gak mudeng ik pak hehehehe,gra” pean aq dadi kelingan yen aq pernah duwe blog hikz.. tak belajar neh lahh
    Lanjutkan pak.. mohon bimbinganya πŸ˜€

  4. Dulu saya sih pake blogger, kalo wp.com cuma numpang buat username doank πŸ™‚

    Sekarang pake wp yang self hosted aja.
    Btw, gambar yang no 4 itu pake extension browser yah mas?? boleh tau namanya?

    • Lebih mantab khan mas, ga mau balik lagi pakai blogspot deh kalau sudah kenal WP self hosting.

      Iya itu pakai exstension, Mozbar dari seomoz.com mas, ada kok buat Firefoc dan Chrome. Thanks mas udah ikut komentar juga.

    • Iya mas, saya cek bisanya manual, thats means WP better πŸ˜›

      Itu saja dari template model simple dan awesome ternyata tidak ada di template tapi di navbar bagian atas yang kadang bagi pengguna blogger justru disembunyikan. Kalau pakai dinamic view ada.

  5. saya pengguna blogspot setia hehe
    ijin nyimak gan,asyik nih menambah wawasan saya.
    wordpress memang bagus ya,tapi saya lebih suka di blogspot.

    • Memang kalau sudah suka duluan, biarpun ada kekurangan tetap dipandang bagus dan tidak bisa ke lain hati ya πŸ™‚
      Makasih ya mas kunjungan dan komentarnya di sini.

  6. Dari dulu sudah menggunakan blogspot. Namun belakangan lagi tergoda untuk menggunakan wordpress. Tapi takut nyesel juga ntar sudah bayar tapi gak terlalu cocok. Gimana ya boss

  7. Aku malah kesulitan pake blogger mas…heee..udah gitu google gak bisa diajak kompromi,,main libas delete aja,,hee..
    mendingan pake wordpress.. πŸ™‚

    • Memang semua juga pengaruh kebiasaan Mas, hehehe… Tapi ya sebenarnya yang namanya menggunakan jasa gratisan itu ibaratnya kita numpang, sewaktu – waktu kena gusur ya harus terima πŸ™

      Kalau pengen nyaman ya hosting sendiri, seperti yang sudah kita lakukan, hehehe….

Comments are closed.