7 Bahaya Kontes SEO bagi Blogger, Blog dan Penyelenggara

Kontes SEO adalah perlombaan yang dilakukan oleh para blogger, biasanya dilakukan untuk menjadi yang pertama dalam SERP/Search Engine Result Page – hasil pencarian mesin pencari – Google untuk kata kunci tertentu yang biasanya agak panjang. Kata kunci dalam kontes SEO biasanya merupakan kata kunci yang akan dijadikan masyarakat awam dalam mencari sebuah produk.

Beberapa diantaranya mungkin “Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik” atau “Laptop slim murah terbaik 2013“. Biasanya kurang jelas dan bukan merupakan sebuah struktur kalimat yang enak dibaca, karena aslinya merupakan kumpulan keyword. Blogger yang menempati urutan pertama akan memperoleh hadiah yang relatifΒ  ‘menyenangkan’, bisa berupa uang tunai jutaan rupiah atau laptop/produk yang dibahas itu. Mengikuti perlombaan seperti ini memang sangat menggiurkan, mengingat usaha yang ‘ringan’.

Bagi yang tidak pernah ikut kontes SEO pastinya keliahatan ringan. Tapi kalau sudah pernah ikut pastinya berkata lain. Selain harus mengoptimalkan on page SEO secara benar kita juga harus dituntut untuk melakukan optimasi off page SEO, biasanya dilakukan dengan berkomentar ke blog lain dengan link menuju artikel tersebut.

Dari situlah keburukan kontes SEO dimulai, dan saya akan menyampaikan beberapa keburukan yang mungkin masih kurang diperhatikan oleh kebanyakan blogger dalam artikel tentang 7 keburukan Β / bahaya kontes SEO berikut.

Bahaya kontes SEO bagi blogger

Blogger peserta kontes SEO atau blogger yang tidak ikut kontes dirugikan dengan adanya kontes SEO. Mau Bukti?

1. Komentar Spam merajalela

Demi mengejar off page SEO yang OK agar halaman postingnya berada di puncak SERP biasanya blogger peserta kontes SEO tidak segan – segan berkomentar kesana – kemari dengan tujuan mendapatkan backlink sebanyak – banyaknya. Namanya saja kejar setoran, sering saya temui blogger yang tidak membaca tulisan tapi langsung saja main komentar yang tidak nyambung di artikel. Baca juga 4 macam komentar spam.

2. Kurang dikenali dan dihargai blogger lain

Blogging itu selalu merupakan aktifitas sosial, salah satu caranya adalah melalui diskusi di kolom komentar. Dari sana pertemanan dan hubungan erat kadang terjalin. Tetapi saat berkomentar dengan tujuan memenangkan kontes SEO seperti itu biasanya blogger tidak mencantumkan namanya, melainkan dengan keyword tujuan dan URL yang langsung merujuk ke artikel (single post).

Terus terang, saya tidak akan memandang blogger dengan model seperti ini, saya malas untuk tahu tentang dia. Kalau namanya masih asli tapi URL menuju single post kalau tidak saya hapus ya saya betulkan. Tapi kalau namanya sudah berisi keyword saya biasanya akan membiarkannya pending atau memasukkannya dalam daftar spam.

3. Blogger jadi terkesan murahan

Berapa total hadiah yang diperebutkan dalam kontes SEO? paling banter mungkin hanya beberapa puluh juta rupiah. Bagi sebagian kita itu merupakan jumlah yang besar, saya akui kalau uang itu menjadi milik saya sendiri saya juga senang. Tapi kalau jumlah itu dibandingkan dengan jumlah blogger peserta, berapa harga satu blogger?

Sangat murah pastinya, mungkin hanya beberapa puluh ribu atau beberapa ribu saja. Blogger peserta kontes SEO memang blogger murahan! Maunya dibodohi penyelenggara kontes SEO hanya dengan uang yang tidak seberapa. Kasarannya ini adalah praktek black marketing oleh pemilik produk

4. Kontes SEO mematikan semangat menulis

Blog ini seingat saya sudah saya ikutkan kontes SEO 2 kali paling tidak. Bukan hadiah utama yang saya dapat, saya tidak pernah keluar sebagai pemenang lomba sekalipun. Hanya kaos sebagai hadiah hiburan yang saya dapat, itu juga tanpa konfirmasi.

Seminggu setelah pengumuman pemenang, semangat ngeblog saya jadi down. Apalagi setelah melihat konten pemenang kontes SEO ternyata tidak jauh lebih bagus dari milik saya. Kalau tidak segera mendapat pertolongan dengan refreshing, dan terlalu sering gagal seperti itu, bisa – bisa semangat menulis dan ngeblog akan sirna. Satu blogger telah wafat!

Bahaya Kontes SEO bagi Blog

Selain berdampak buruk bagi blogger yangΒ  mengikuti perlomabaan SEO. Blog peserta kontes SEO juga terancam keberadaannya di mata Google. Kok bisa, mau bukti?

1. Blog peserta kontes SEO melanggar peraturan Google Webmaster

Peserta kontes SEO dinilai melanggar peraturanΒ  Google Webmaster Tool. Terutama bagian panduan pembuatan konten. Beberapa saat lalu saat berkunjung ke blog milik mas Rizal dan membaca tentang keburukan kontes SEO saya menemukan sebuah screenshot yang sangat mencengangkan seperti ini,

Keburukan Kontes SEO

Berisikan komentar Kaspar Szymanski yang bekerja di Google Webspam Team tentang kemungkinan tindak lanjut Google kepada peserta kontes SEO. Bahkan mungkin akan ada update algoritma Google untuk mengatasi masalah ini.

Bagaimana? Kotes SEO is evil! Masih mau ikutan Kontes SEO??

2. Perubahan markup yang sering tidak bagus buat SEO

Untuk SEO jangka panjang blog kita, baiknya struktur markup HTML halaman blog kita dibuat sekonsisten mungkin. Kalau terlalu banyak perubahan penilaian Google terhadap blog juga kurang bagus. Bahaya kontes SEO lainnya adalah dengan adanya kewajiban memasang link atau banner di sidebar blog, hal ini juga merubah markup HTML khan. Walau sidikit, saya rasa ada dampaknya juga lah.

Bahaya kontes SEO bagi penyelenggara

Jangan dikira keburukan kontes SEO hanya akan diderita para blogger. Meski modal untuk melakukan black marketing dengan membodohi para blogger dan mencemari dunia Internet dengan keyword tentang produk tujuan itu bisa dibilang murah. Sangat murah mungkin jika dibandingkan dengan biaya memasang iklan di Google AdWords dengan luas cakupan sebesar Indonesia.

Kalau Google sudah memiliki kesadaran seperti itu bukan tidak mungkin situs atau produk yang menjadi topik kontes SEO justru dihapus dari indeks Google secara total. Kesia -siaan sajalah akhirnya. (1)

Disamping keyword yang akan digunakan juga belum tentu menjadi keyword yang menjadi pilihan masyarakat nantinya. Siapa tahu nanti saat peluncuran produk akan ada produk lain dari kategori lain yang sangat menarik perhatian dan perhatian masyarakat tertuju pada produk itu. Ambil contoh laptop slim vs Blackberry Z10. Masih belum jelas demand masyarakat nantinya, sehingga kontes SEO ini seperti usaha marketing yang prematur. (2)

Blogger, Bebaskan dirimu dari Kontes SEO!

Semua kembali pada blogger, saya sudah berusaha menyampaikan keburukan – keburukan dan bahaya kontes SEO bagi kita penulis blog. Menghentikan kontes SEO dengan segala resiko dan kegilaannya ini sangat mudah sebenarnya, jangan pernah ada blogger yang ikut, pasti penyelenggara nantinya kapok sendiri πŸ˜›

Saya tidak ikut AdSense, kalau tidak ikut kontes SEO tidak bisa dapat duit atau apa – apa dong?

Jangan berpikir AdSense atau PPC lainnya adalah cara utama mendapatkan duit dari blog. Affiliate marketing adalah cara lain yang saya buktikan kefektifannya. Saya beberapa saat yang lalu sudah gajian 430 ribu dari masterweb, hosting terbaik Indonesia.

74 pemikiran pada “7 Bahaya Kontes SEO bagi Blogger, Blog dan Penyelenggara

  1. alhamdulillah, ane blom pernah ikut kontes seo sekalipun n samapai skarang sama sekali tidak berminat.

    kalo komentar spam gara2 kontes seo sudah sering ngalamin, bener2 tidak mencerminkan pribadi blogger yg berkualitas

    • Iya, bener itu Kang Topjer. Dulu saya ikut pertama sih seneng, bisa dapat daftar blogger lain setelah lama tidak komentar dan dikomentari. Ngeblog yang sebelumnya terasa sunyi jadi lebih ramai.

      Tapi kalau melihat komentar di tulisan orang yang top page 1 google kok bikin ngelus dada sendiri, komentar kentut spam semua πŸ˜›

    • Ya inilah kenapa saya bilang black marketing. Karena membanjiri internet dengan artikel yang tidak murni informatif dan memihak tetapi dengan keyword stuffing dan terkoordinir.

      Terima kasih buat kunjungan perdananya disini πŸ™‚

    • Seperti diskusi yang terjadi di Facebook mbak, lomba ngeblog (mungkin yang dimaksud giveaway ya) pada dasarnya mirip dengan kontes SEO. Karena akan ada link yang secara bersamaan muncul menuju sebuah halaman dari banyak blog lainnya. Seperti itulah yang mulai diperhatikan Google dan perlu kita hindari.

      Terima kasih atas komentar dan waktunya πŸ™‚

  2. hahahahahaha biasanya memang begitu, coba kawan2 amati komentar2 peserta kontestan seo pasti isi komentar mereka tidak sesuai dengan artikel yang di tulis, terkadang saking gilanya blogwalking bergaya MLM dia menulis namanya saja memakai judul artikel yang iya ikuti.

    btw terima kasih mas Tiyo sudah di review.. salam sukses untuk mas tiyo

  3. Terima kasih atas pencerahannya. Baru beberapa artikel yang saya ikut setakan kontes SEO. Apakah berpengaruh juga pada blog saya?
    Ini jadi bahan renungan juga buat saya. Memang benar adanya, banyak dari sahabat setia yang tak lagi berkunjung ke blog saya.
    Sekali lagi terima kasih atas pencerahannya.

    • Terima kasih juga sudah membaca dan berkomentar. Senang rasanya tahu ada sahabat yang terbantu πŸ™‚

      Kalau sejauh mana pengaruhnya sih saya juga kurang bisa memberi jawaban, namun untuk lebih amannya saran saya minimal link ke halaman target mending dihapus, kalau hapus postingnya sekaligus sayang.

  4. Hmmmm…. entah saya harus mulai dari mana mas untuk menuliskan sedikit tanggapan saya terhadapa informasi di atas tapi akan saya usahakan se sederhana mungkin apa yang bisa saya tuliskan. Wow… kontes seo. Kata itulah yang sering muncul mungkin ketika seorang blogger mendapatkan informasi tentang kontes seo. Dulu, waktu awal2nya saya mulai aktif menulis, pernah saya ikuti beberapa kontes seo dan bahkan saya bikinkan kategori khusus untuk postingan2 tentang kontes seo. Seiring dengan berjalannya waktu sambil memahami peraturan2 yang harus kita ikuti dan terapkan pada blog, saya menemukan hal2 yg tidak wajar pada sisi kontes seo tsb. Emang sih mas hadiahnya cukup menggiurkan bagi blogger tapi seperti yang mas jelaskan di atas, hadiah tsb sangat murah jika dibandingkan dengan apa yang akan didapatkan oleh yg mengadakan kontes seo tsb.

    Terima kasih atas informasinya mas… (y)

    • Iya Mas, saya juga ingat dulu blog mas Agung saya jadikan sumber info kontes SEO baru kalau tidak salah. Ya memang, sangat tidak sepadan, biaya yang dikeluarkan penyelenggara terlalu murah kalau dibanding metode iklan lain semacam AdWords, apalagi iklan di koran dan televisi. Dari sana saya melihat kalau para penyelenggara ini memanfaatkan blogger saja.

      • Oooo…. begitu ya mas, jadi malu2 deh… ^_^
        Tapi sekarang saya udah ragu untuk melanjutkan atau tidak tentang postingan2 yg ada di kategori Kontes SEO setelah membaca informasi mas di atas… πŸ™‚

      • Ga usah malu – malu mas, nanti jadi malu – maluin lho, hehee…
        Ya terserah Mas Agung saja, kalau mau dilanjut ya tidak apa – apa, wong cuma ngasih info. Link ke halaman kontes diubah pakai link shortener aja biar aman.

        Trus kalau mau bantuin nyebarin info ini sekalian dikasih link disana juga tidak apa – apa mas, *ngarep :mrgreen: *

        • Waduh2, lha kok malah berlanjut kesana – kemari gini, mau komentar di sini belum ada posting baru ya mas? Sabar, saya lagi mengheningkan cipta ini, hehehe…

        • Mengheningkan cipta untuk para blogger yg udah mulai mikir tentang bahaya kontes seo ya mas….. πŸ˜€
          Sekalian aja dibuatkan dengan soundtracknya mas untuk melengkapi hening ciptanya… πŸ˜€

        • Hahaha.. Yang slow buat mengheningkan cipta saya sarankan lagu Grenade versi covernya Boyce Avenue mas, dijamin ngeslow itu. Ini sedang membuat artikel baru kok mas, ditungu ya πŸ˜€

  5. Dari awal belajar ngeblog dg blog gratisan sampe berbayar spt skrg, memang udah gak tertarik utk ikutan kontes SEO. pertama memang, ilmu gak ada hehehe…kedua, ya liat kontes semacam itu gak sreg, konten ga jelas yg penting nembak keyword. Yang aku ikuti beberapa giveaway aja, itupun gak pakek mikir menang kalah, yg penting bisa ikutan dan meramaikan hehehe…

    • Wah, mas Anton ini kok bisa bersih gitu ya, saya tidak bisa menolak untuk tidak daftar dulu waktu melihat hadiahnya gadget yang keren. Masalah ‘nembak keyword’ itu sebetulnya menurut saya sih tidak sepenuhnya salah mas, itung – itung untuk latihan optimasi artikel. Yang jadi masalah adalah saat konten yang ditulis itu abal – abal dan tidak memberikan nilai atau justru menyesatkan pembaca blog.

      Salam Mas Anton, thanks sudah berkunjung dan menyampaikan pendapatnya juga πŸ™‚

  6. Aku baru ikut satu kali yang kontes SEO, tapi gak tak optimalkan, karena gak bisa. πŸ˜€

    Aku sukanya ikutan Give Away dari sahabat2 warung dan kontes review. . .

  7. Ha ha.. ane kena sentil nich.. πŸ™‚ Sampe sekarang masih aktif dgn kontes SEO,pada baraja blog sekarang ini merupakan kontes SEO terakhir. Itu hanya sekedar ingin tau kekuatan SEO yang ada pada blog tersebut. Namun untuk optimasi dgn cara meninggalkan komentar SPAM bukan cara yang ane pakai,silahkan komplain jika menemukan link kontes SEO dari baraja blog pada situs anda he he.. hanya blogger amatiran yang menggunakan cara tersebut. Sebenarnya cukup banyak kok cara optimasi off page yang bisa dilakukan namun tidak melanggar TOS google..

    Saya setuju dengan beberapa poin keburukan dari kontes SEO yang diulas diatas.
    Sebenarnya jika kita amati lebih dalam lagi, apabila seorang telah memutuskan untuk jadi blogger, maka ia tidak lepas dari yg namanya kontes SEO namun tidak resmi he he..

    Akan tetapi dari semua hal yang baik atau buruk akan selalu ada hikmah yang bisa kita dapatkan..

    • Syukur deh mas, kalau ngrasa πŸ˜€ Memang masih banyak cara lain, tapi kebanyakan blogger amatir menggunakan cara ini mas. Sungguh tidak nyaman!

      Memang secara tidak langsung, blogger yang sudah menentukan mau mengoptimalkan blog mereka untuk keyword apa sudah otomatis berada dalam persaingan, tapi kalau disamakan dengan kontes ya jauh lah mas. Karena untuk keyword yang sama, bisa saja kita memberikan link ke halaman berbeda.

      Apalah itu, yang penting belajar ya Mas πŸ˜€

  8. ane masih yunior belum pernah ikut2an lomba seo..
    kalo menurut ane wajar ikut lomba seo dan hitungannnya bukan hanya pada besarnya hadiah tapi lebih pada keinginan untuk menjajal kemampuannya dalam mengoptimasi webnya πŸ™‚

  9. saya sangat setuju dengan apa yang di ulas di atas,..dan ini yang saya sangat sadari,maka dari itu saya tidak tertarik dengan yang namanya kontes seo,apalagi sangat jelas melanggar tos Google

  10. tapi ada juga keuntungannya om,salah satunya ilmu seo makin bertambah yang tadinya tidak paham dengan seo,kini menjadi mengerti apa itu seo

    • Mungkin ya, walau tak harus dengan ikutan kontes. Banyak sumber terutama situs luar, kalau kita mau belajar SEO. Beberapa artikel saya di sini tentang SEO beberapa waktu terakhir juga mendapat tanggapan bagus dari teman – teman blogger yang lainnya. Beberapa komentator seperti mas Adheens San(barajablog.com) dan mas rizal(bloglazir.blogspot.com) juga pintar SEO kalau dilihat artikel di blog masing – masing.

    • Saya dulu juga sering begitu mbak, sudah usaha maksimal ternyata hasilnya bikin terpuruk. Belakang saya sadar, on page SEO saya dulu tidak maksimal, apalagi off page SEO-nya, tambah parah.

  11. Bocoran dikit ahhh πŸ˜€
    Ahli SEO sebagian besar menggunakan 1 blog khusus kontes SEO πŸ˜€
    Para mater blogger membuat blog berdasarkan tujuan, punya blog untuk kontes, untuk pribadi, untuk dagang, untuk curhat dll. Dan saya seorang blogger “pemula” punya itu semua, kecuali blog KONTES SEO. Hehehe

    “Hanya orang yang TIDAK BERPENGALAMAN menaruh telur dalam 1 keranjang”

  12. haha bener banget mas.. kadang ya saya juga tergiur dengan hadiahnya namun dipikir-pikir keras sekali untuk mencapai kesana.. bikin pikiran gak free saat ngeblog yang ada malah kekecewaan yang didapat πŸ˜€ tapi kalau sekedar kontes menulis sih saya juga sering ikut kalau SEO gak pernah hehe

    • Kontes selain SEO justru memiliki resiko buat nggak free dan pikiran kurang tentram lebih tinggi mas, soalnya kita tidak tahu dengan pasti kenapa pemenang yang dipilih adalah blog X, prasangka buruk lebih besar, kecewa lebih mendalam. Hehehe….

      Makasih mas udah mampir dan komentar πŸ™‚

      • hahaha bener juga sih kadang suka nyeletuk ” koq tulisan keq ginian sih yang menang? koq bukan gue? wkwkwk.
        Yahh tapi kalau sekedar kontes menulis kan tidak membuat google khawatir kan mas? dulu saya suka menang loh kalau ada kontes2 menulis walau hadiahnya hanya sekedar fun aja πŸ˜€
        makasih ya atas kunjungan baliknya.. blognya bagus mas

  13. Hhahaha
    Kok jadi ngerasa kesindir gini ya, heemm iya sih mas banyak banget keburukan yang terjadi akibat kontes SEO, saya pernah mengikuti kontes SEO dan dapet posisi yang bagus, namun kesenngan ya hanya sebatas itu aja, tidak lebih. masalah visitor kebanyakn malah dari blogger peserta kontes SEO itu sendiri.

    Untungnya saya sudah pnsiun untuk tidak ikut kontes SEO setelahada yang menyadarkan saya, saat ini saya lebih fokus ke optimasi PPC mas, dan alhamdulillah juga sangat menguntungkan, tinggal memoles bagaimana kedepan nantinya.

    Oy, mungkin menjadi blogger personal akan jauh lebh baik mas πŸ™‚

  14. Tidak ada kata lain selain sepakat. Sebelumnya saya sudah mampir ke tempat Sudirman dan Rizal, saya cukup salut karena masing-masing membahas ini, saya setuju sebab sejak awal saya sudah memandang kontes SEO seperti itu. Lanjutkan sobat-sobat semua. Sebaiknya para penyelenggara kontes SEO harus lebih kreatif, bahkan semestinya menghindari kontes semacam ini, sebab para SEO dan online marketer dunia yang mendapat tugas promosi brand sebenarnya sudah cukup lama meninggalkan cara ini, sebab merugikan brand, karena dianggap brand spam.

    • Walau tidak menutup kemungkinan produk yang dilombakan adalah produk dari pemilik merek terkenal, tapi sering saya lihat merek baru yang mencoba mengenalkan diri memang banyak yang ambil bagian dalam kontes SEO ini pak.

  15. alhamdulillah saya masih new bie, jd masih belum terkontaminasi dengan kontes2 rumit macam di atas. alhamdlillah juga niat saya nge blog masih murni untuk berbagi manfaat walau saya juga ingin blog saya di kenal luas. prinsip tetap seperti siput, pelan sampai tujuan dan meninggalkan jejak untuk penunjuk jalan siput lain. thank mas tyo, salam silaturahim…

  16. wah, saya ada ikutan tentang kontes notebook tipis harga murah mas, tapi itu sudah lama sekali.

    sekarang memang tidak ikutan itu lagi, beralih ke kontes yang mengandalkan kualitas tulisan. Belajar dari para juara lomba blog dari tulisan mereka.

  17. Ping-balik: Menyikapi Konte SEO di Indonesia | Baraja Blog
  18. saya sangat suka tentang pembahasan ini, tapi saya kurang suka kalau mas mengatakan

    “Blogger peserta kontes SEO memang blogger murahan! Maunya dibodohi penyelenggara kontes SEO hanya dengan uang yang tidak seberapa.”

    soalah-olah mas menganggap semua blogger yang mengikuti kontes seo itu murahan semua dan bodoh. iya walau pun hadiahnya tak seberapa tp bagi yang pernah menang dan merasakan hasilnya pasti akan ada kebanggaan buat diri masing2x blogger tersebut.
    jadi tidak perlu terlalu menrendahkan juga la mas,, kasian untuk yang newbie seperti saya dan yang lainnya, mereka akan jadi enggan mengikuti kontes kalau di bilang begitu.

    kalau masalah spam di mana2x dengan ada nya kontes seo, memang saya akui itu pasti banyak, tapi selama saya mengikuti kontes seo cara optimasi dengan cara meninggalkan link di kolom komentar tidak pernah tu saya lakukan.. karena saya tau pasti pemilik blog/web akan menghapusnya..

    sorry mas kalau terlalu panjang..

    • Wow, memang panjang komentarnya, tapi saya suka untuk komentar yang membangun seperti ini, apalagi ini komentar dari seorang yang pertama kali ke sini πŸ™‚

      Bagian itu memang merupakan saya maksudkan sebagai kalimat trigger mas Eflianda, yang menggerakkan blogger yang sudah membaca artikel ini agar segera bertindak meninggalkan semua Kontes SEO. Karena sudah jelas banyak sekali negatifnya khan?

      Buat yang newbie juga saya tidak ikhlas kalau mereka mengikuti kontes SEO begini, terlalu besar resikonya, kemungkinan seorang newbie untuk berhenti ngeblog setelah mengikuti kontes SEO dan tidak menang lebih besar dari mereka yang sudah lama dan memang cinta ngeblog.

      Sekali lagi, terima kasih komentarnya.

  19. kontes blog seo ya bagi saya seperti sebuah sampah, sorry saya kasar. bukan maksud saya melecehkan tapi rata rata dari yang saya temui, kebetulan saya belajar dari google banyak mereka yang menulis terutama yang saya dalami artikel komputer menulis asal kopas kemudian di utak atik kata katanya doang. habis itu mereka tulis tanpa ada praktek dan banyak kesalahan dalam penulisan atau kopas. mohonlah blogger juga cerdas dikit entah motifnya mau adsens atau motifnya kontes seo atau apapun, yang kedua juga banyak blogger ngejar adsens bikin situs parno, tahukah anda semakin anda banyak upload situs parno semakin banyak pula anda membantu peningkatan kejahatan dan dosa, setiap video yang di download dan disebarkan anda mendapat bagian dosa.
    sekian terima kasih dari seorang nobody.

    • Makasih balik mas buat tambahan komentar dan uneg – unegnya. Penggunaan media online memang kadang tidak sesuai dengan norma yang ada di dunia nyata, kesadaran kita untuk memilah mana yang baik dan menuruti kata hati adalah kunci agar kita tidak salah jalan πŸ™‚

  20. Wah.. semakin seru aja nich diskusinya ..
    Ya, dari berbagai macam komentar yg saya baca diatas semuanya memiliki argumen masing-masing dan itu sah-sah saja ..

    Namun pada diskusi ini saya berharap kita semua tetap berkepala dingin dan berhati lapang dalam menyikapinya, baik atau buruknya sebuah pengalaman selalu ada hikmah bagi yang mau belajar dan terus mengasah kemampuan dan potensi dirinya apa pun itu bidang atau keahliannya..

    Salam kenal untuk semuanya .. πŸ™‚

    • Yap, setuju mas, saya memang memiliki pemandangan seperti yang saya sampaikan dalam posting, tapi mau bagaimana action dari teman – teman blogger semua dalam menyikapinya juga terserah masing – masing. Saya tidak bisa memaksa πŸ™‚

  21. Saya pemula, mengenai blog, seo dan kontes seo. Khawatir juga jika dibanned Google
    saya ikut kontes, salah satu aturannya tidak boleh black hat seo.
    Menurut mastah bagaimana ?. Sala satu link saya kok otomatis masuk disini ? ,
    Thank’s atas penjelasannya

    • Pelanggaran dan kecenderungan berkomentar yang saya sebut disini kalau mau dilihat sebagai upaya mencari backlink juga termasuk white hat SEO, yang jadi masalah adalah saat yang berkomentar tidak membaca tulisan dulu, asal – asalan dalam berkomentar dan tidak menghargai sang penulis artikel. Dengan white hat saja masih memiliki resiko yang saya sebut di atas, apalagi black hat? πŸ˜€

      Posting Mas Hans langsung muncul dibawah komentar karena saya menggunakan plugin comentluv yang otomatis menampilkan posting terakhir mas saat Mas Hans memasukkan alamat blog.

  22. Salam kenal Kang, pada kunjungan perdana.

    Membaca artiekl ini mengingatkan pada diri saya yang sedang mengamati perkembangan dalam dunia lomba atau kontes blog yang sedang banyak diselenggarakan. Para penyelenggara memperioritaskan hasil dari sebuah tulisan pada kemunculan dihalaman pertama google. Bukan lagi melihat dari mutu tulisan yang terdapat dalam artikel lomba.

    Dan bila kita perhatikan lebih jauh,,,,,,, hal ini akan terpengaruh pada tingkat kemampuan dan daya kreatifitas kita dalam menyajikan sebuah artikel yang baik dan tepat dalam mengulas suatu artikel. Belum lagi para pemberi komentar yang hanya meninggalkan komentar spam saja.

    Ulasan dalam artikel ini memberikan jawaban apa yang selama ini saya amati dalam perkembangan dalam dunia blogging, dari dampak posistif dan negatif. Dan memang, suatu nilai kreatifitas seorang blogger dalam menyediakan suatu artikel bila di lakukan dengan cara seperti itu, harganya sangat murah sekali dibandingkan pengrusakan yang diakibatkan dari hasil postingan kita di suatu halaman website / blog untuk banyaknya artikel yang telah kita hasilkan dalam blog kita.

    Terimakasih Mas atas informasinya.
    Salam wisata

    • Terimakasih atas komentar pada kunjungan pertama ini pak.

      Komentar spam dan artikel yang hanya mementingkan berada di halaman pertama Google tanpa mengindahkan kualitas dan nilai informasi yang harusnya diberikan sebuah blog kepada pembaca adalah salah satu hal yang menjadikan saya menulis posting ini. Saya selalu mengedepankan kualitas dalam artikel saya juga dalam berkomentar, jadi saya risih melihat dunia blogging Indonesia mengarah kepada hal yang menurut saya negatif seperti itu. Semoga berguna bagi sesama blogger πŸ™‚

  23. Ping-balik: Agung Talaga, Teman Blogger Terbaik dari Talaga - Sultra
  24. Wow, banyak juga yang komentar, menurut saya sah-sah saja ajang kontes seo, meski ada peringatan dari google seperti yang disebutkan di atas, dan yang pertama, soal spamming. saya rasa setiap pemilik blog bisa filter setiap kolom komentar yang terisi dengan spam, jadi intinya no problem πŸ˜€ selagi kita bisa menjaga blog dari komentar spam πŸ™‚ yoyoy kan hehehe..
    Yang kedua, mereka peserta kontes seo yang memenangi sebuah kontes karena mereka paham akan Optimasi SEO baik itu secara baik ataupun tidak baik, plus dari saya untuk hal ini.. karena itu adalah ilmu dan pengetahuan
    Kalau saya sih santai ajalah masalah ini, blogger tetaplah blogger meski mengikuti kontes seo ataupun tidak, jangan saling… saling-silang lah hehehe

  25. mmm…baru tau sy mas. kl kontes blog itu sebenarnya sama aja ya mas? waduh…sy sering ikut giveaway tuh gimana ya mas akibatnya? sy pernh ikut jg lomba blog. capek bgt nulisnya krn harus ada ini itunya. sdh gt kalah pula hehe…oya mas kl lomba review produk gitu termasuk lomba seo ga?

    • Kalau pokoknya daftarin tulisan saja tanpa ada ketentuan harus menggunakan kata kunci yang nge-link ke penyelenggara saya rasa tidak termasuk kontes SEO. Kontes SEO memiliki beberapa syarat dasar; keyword tujuan, link ke penyelenggara, dan Google sebagai juri, simplenya seperti itu.

      Dan kalau kalah lalu kita jadi nggak semangat, semua lomba pasti begitu, siapmenang harus siap kalah, kalau mau aman ya seperti yang saya bilang, ga usah ikut πŸ˜€

Tinggalkan komentar