Acer S3; Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik

Acer S3, Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik  memang merupakan Ultrabook yang memiliki segudang kelebihan. Walau juga tidak luput dengan sedikit kelemahan jika diadu dengan beberapa kompetitor. Namun kalau mau menilik faktor harga, sekali lagi sudah jelas kalau Acer benar – benar membuktikan kalau S3 merupakan Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik.

Acer Aspire S3 Ultrabook™ diperkuat oleh prosesor generasi kedua Intel® Core™ i5 – nyata terasa responsivitasnya dan tetap stylish. Dengan Intel® Turbo Boost Technology yang mengadopsi performa sesuai kebutuhan dan kemampuan visual mengagumkan, Acer Aspire S3 Ultrabook™ juga ultra tipis dan menyala ultra cepat.

Informasi lebih detail tentang berbagai keunggulan ini bisa kita temui pada berbagai situs – situs gadget luar negeri yang memberikan penilaian – penilaian yang bisa dibilang sepadan, walau memang murah dan memiliki beberapa kekurangan, Acer S3 juga memiliki berbagai keunggulan yang menjadikannya pantas untuk menyandang predikat Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik. OK, agar lebih jelasnya, akan saya ambilkan beberapa cuplikan dari review yang diberikan oleh techradar, CNET UK, Laptopmag, engadget dan arstechnica berikut ini.

Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik

1. Keunggulan Acer S3

a. Body yang Slim dan design yang ergonomis

Rata – rata dari kelima situs diatas memberikan kesimpulan kalau Acer S3, 1st Ultrabook in Indonesia memiliki beberapa keunggulan yang tidak bisa dibilang remeh. Salah satu keunggulan yang semua hampir sepakat adalah designnya yang memang slim (13 mm pada bagian tertipis), lebih slim bahkan dari pada MacBook Air. Slim dan kuat, karena  juga terbuat dari magnesium alloy, meski tidak berdesign unibody layaknya beberapa Asus Zenbook namun material pilihan tersebut sudah cukup menjadikannya kuat dan kokoh.

Kekuatan designnya tidak hanya dikarenakan bahan dan ketipisannya tersebut, masih ada keunggulan lain di sisi design, antara lain adalah keyboard yang nyaman untuk digunakan dan juga touchpad yang responsive, walau memiliki ukuran yang relatif lebih kecil dari pada beberapa saingannya.

Ditambah lagi sirkulasi udaranya yang dibuang langsung ke belakang, bukan ke samping seperti laptop kebanyakan, sehingga anda tidak akan pernah merasakan semburan udara panasnya. Di samping lubang buang ini, anda akan menemukan colokan power, dua buah port USB dan juga sebuah port HDMI utuh, bukan mini port seperti produk lainnya.

Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik

b. Harga yang murah dan performa prima

Acer S3 merupakan Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik, sehingga harganya bila dibandingkan dengan Ultrabook lainnya pastinya juga paling murah, semua situs di atas mengakuinya. Performanya juga memuaskan dengan prosessor Intel i5 dan SSD 240 GB sebagai media penyimpanannya didukung RAM 4 GB. Sedang jika anda ingin merasakan sensai prosessor Intel i7, Acer S3 hadir dalam varian media penyimpanan yang lebih luas, HDD 500 GB dengan harga yang sedikit lebih mahal tentunya ;)

Performa yang prima ini masih ditambah lagi dengan kemampuan instant on yang hanya memerlukan waktu 2 detik untuk bisa bekerja lagi dari keadaan sleep, benar – benar mantab bukan.

2. Kekurangan Acer S3

Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik

Meski sudah memiliki segudang kelebihan dan spesifikasi yang juga tidak main – main, namun ada saja hal yang di rasa kurang memuaskan menurut kelima situs di atas.  Berikut adalah kekurangan yang menjadi keluhan dari reviews di atas.

a. Baterai yang tidak tahan lama

Techradar, Laptopmag dan Engadget melaporkan hal ini, namun dua situs sisanya tidak. Lumayan aneh, karena arstechnica justru melaporkan baterainya tahan lama, komentar yang ada di engadget juga demikian, menyatakan akalau baterianya cukup memuaskan. Salah satu komentar di engadget malah menyatakan sepanjang hari menggunakan tanpa mematikannya (sleep) masih mendapati sisa baterai di malam harinya.

b. Resolusi Layar yang kurang lebar

Bekerja dalam ukuran 13 inchi, Acer S3 menggunakan resolusi layar 1,366×768 pixel, berada paling  bawah jika dibandingkan dengan MacBook Air (1,440×900) atau Asus Zenbook (1,600×900). Layar yang lebar tentunya memanjakan kita dalam melihat berbagai konten secara lebih detil. Namun menurut saya sih kalau untuk ukuran 1366 pixel itu sudah cukup, kalau untuk berselancar di dunia maya, kebanyakan situs sekarang masih di design dengan asumsi lebar layar pengguna adalah 1024 pixel. Justru kebanyakan orang akan merasakan aneh, saat melihat konten suatu situs serasa terlalu sedikit dan ngumpul ditengah saat mereka membeli laptop baru dengan layar yang begitu lebar.

c. Audio, Hardisk, Port

Arstechnica dan laptopmag menyatakan kalau kualitas audionya jelek, tanpa menjelaskan seperti apa yang bagus itu. Keduanya juga melaporkan bahan chasingnya serasa murahan, namun CNET melaporkan kalau bahannya adalah magnesium alloy yang berkualitas. Selain itu, seperti yang saya tulis di atas, kalau untuk yang menggunakan prosessor Intel i7, hardisk yang digunakan bbukanlah SSD, hal ini juga menjadi bahan olok – olokan.

Masih ada lagi soal penempatan port yang berada di belakang semua, juga bisa menjadi sumber masalah dilihat dari sisi kenyamanan, terutama saat akan memasukkan USB tentunya. Lebih – lebih tidak ada port USB 3.0 di sana

Kesimpulan

Menurut saya, dalam range harga kelas bawah seperti itu, uang anda sudah sangat worthy dengan memperhitungkan segudang fitur dan performa yang ditawarkan. Prosesor generasi terbaru, dengan hardisk SSD dan RAM 4GB sudah cukup untuk semua kebutuhan komputasi mayoritas kita tentunya. Baik itu sekedar browsing, mengedit dokumen atau bahkan design grafis dengan Adobe Photoshop dan Corel versi terbaru sekalipun. Software video editing sekelas Lightworks yang digunakan professional dalam pembuatan The King Speech saja hanya mensyaratkan RAM 3 GB.

Jadi buat apa merogoh kocek lebih dalam, kalau kita bisa mendapatkan semua yang kita perlukan dalam harga yang lebih bersahabat. Semua spec yang lebih tinggi dari produk lain itu hanya akan menjadi sia – sia saja nantinya bukan. Lebih baik bersikap bijak dalam menentukan pilihan, bisa kita lebih berhemat, sisa uangnya bisa buat ditabung atau disedekahkan ke pihak yang lebih membutuhkan :D

Vote Artikel Ini