Pengguna AtmaGo

AtmaGo; Sebuah Aplikasi Pertahanan Masayarakat Urban

Bayangkan, jika ada sebuah website yang berisikan informasi terbaru seputar lingkungan sekitarmu. Berisikan masalah – masalah yang timbul di lingkungan atau keseharian kehidupanmu beserta cara pemecahan masalah tersebut.

Ya hanya sekitarmu, dalam satu kota, tidak terlalu melebar ke mana – mana.

Atau mungkin tentang bencana alam dan kerawanan lingkungan, sehingga kamu bisa mempersiapkan semua kemungkinan terburuk yang bisa menghampiri.

Pastinya hal itu akan sangat keren bukan? Website seperti itu memang ada, AtmaGo.com namanya!

Dikelola oleh Komunitas

Yang menarik dari AtmaGo adalah website ini dikelola oleh komunitas yang berdomisili di daerah – daerah yang yang telah di dukung AtmaGo. Jadi pastinya update informasi dan sharing informasi yang terjadi sangat up-to-date dan aplikatif.

Saat ini dari selector yang ada di website AtmaGo, user bisa berkontribusi berbagai informasi di daerah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Kota Malang, Lamongan dan Bodetabek.

Mulai dari informasi transportasi, jual beli, berbagi solusi, laporan masalah dan juga karir sudah banyak bersliweran di sana. Sejak aktif di awal 2015 sudah ada ribuan posting oleh para user.

Pada Februari 2015, saat banjir melanda kawasan kumuh di Jakarta, orang – orang menggunakan AtmaGo untuk berbagi tips mempersiapkan banjir (menyimpan barang berharga dan makanan), tempat pengungsian, dan update tempat – tempat yang harus dihindari.

Pengguna AtmaGo

AtmaGo telah membantu orang memperoleh akses makanan yang lebih bagus, melaporkan jalanan dan saluran air yang rusak, dan membagikan informasi tentang pekerjaan. Tak heran jika AtmaGo terpilih sebagai pemenang lomba Urban Resilience Challenge dari IDEO.org, lomba ini tingkatnya global, dan pesertanya 350 loh!

Andai AtmaGo menjangkau Sragen

Saya jadi membayangkan, kalau AtmaGo ada di Sragen atau Solo dan sekitarnya gimana ya? Mungkin kebakaran yang terjadi di Gunung Lawu kemarin bisa lebih cepat teratasi. Mungkin juga kalau terjadi kebakaran rumah dan banjir bisa lebih cepat lapornya sehingga bantuan lebih cepat datang.

Karena platform seperti AtmaGo yang publik seperti ini bisa juga diikuti pihak berwajib seperti pemadam kebakaran dan SAR, berbeda dengan media yang ada seperti Facebook atau sharing di grup WA atau BBM yang terkesan lebih privat.

Kurang Nyaman Digunakan

Dengan prestasi dan manfaatnya yang sebegitu bagusnya, sayangnya website AtmaGo menurut saya terbilang sulit untuk dipergunakan. Mulai dari menu – menu yang ada dan cara posting user tampil di layar terasa janggal menurut saya. Terutama kalau dibuka di komputer.

AtmaGo

Mungkin karena sasaran penggunanya adalah masyarakat awam dengan gadget utama handphone, jadinya dibuat sebegitu minimalisnya, tapi kenapa tidak juga dibuat lebih baik di komputer biar lebih mudah dan nyaman dalam menggunakan website ini. langsung saja, saya bahas satu demi satu masalahnya.

1. Navbar

Navbar yang tampil di sana hanya ada logo dan link menu dan log out. Kenapa tidak ada lebih banyak menu navigasi di sana? Menurut saya bisa dibuat menu yang keluar sub menunya saat dilewati mouse daripada di klik dan mengarah satu halaman, lantas memilih pilihan tertentu. Selector lokasi dan kategori bisa di tambah di navbar sekalian biar lebih mudah bernavigasi.

2. Daftar post user single column

Daftar post dari users ditampilkan dalam satu kolom di sisi kiri, sedang sisi kanannya kosong terlalu lebar, kenapa tidak dibuat 2 kolom sekaligus di komputer, supaya bisa memuat lebih banyak konten?

3. Kesulitan halaman profil

Profile AtmaGo

Setelah saya mendaftar, saya mendapati beberapa kesulitan. Pertama adalah saat saya mau melihat profil saya, dimana link yang menunjukkan halaman profil itu sama sekali tidak tersedia. Saya harus membuat post atau minimal berkomentar agar nama saya yang mengarah ke halaman profil tampil.

Halaman profil ini juga tidak luput dari kesalahan lainnya. Saat mau kembali ke halaman sebelumnya dengan klik tombol Back yang ada di sana, user di arahkan ke sebuah alamat yang tidak bisa diakses (atmago.com/id/users/neighbours).

Padahal berbalik ke halaman sebelumnya pasti akan mengarah ke halaman yang berbeda – beda, bergantung halaman apa yang sebelumnya dilihat si user. Solusi untuk kembali ke halaman yang benar bisa mengikuti tutorial seperti ini mungkin.

Semoga bisa makin meluas dan berguna

Perannya yang sangat bermanfaat bagi masyarakat kalangan bawah di saat – saat kritis menjadikan AtmaGo layak untuk ditunggu perkembangannya di lebih banyak daerah lagi di Indonesia. Semakin banyak usernya dan semakin membawa manfaat yang besar kepada users yang bergabung.

2 thoughts on “AtmaGo; Sebuah Aplikasi Pertahanan Masayarakat Urban

Comments are closed.