Perbedaan WordPress.con dan WordPress.org

Perbedaan WordPress.com dan WordPress.org (Self-Hosted)

Beberapa hari lalu ada teman yang bertanya apakah bisa mengupload sebuah video melalui sunting posting dalam blog gratisan WordPress.com? Awalnya saya ragu, tapi kalau dari pengalaman saya dulu di sini pernah sekali upload video dan bisa maka saya jawab bisa, tapi ternyata untuk blog gratis dengan embel – embel .wordpress.com dibelakangnya tidak bisa ya?

Singkat cerita, diskusi berlanjut pada keinginannya untuk ikut pindah dari blog WordPress.com  menjadi blog yang memiliki hosting dan domain sendiri, pengen seperti punya saya nampaknya 😀

Namun sebelum jadi pindahan saya memberikan beberapa gambaran tentang perbedaan WordPress.com dan WordPress.org, kebetulan kemarin dapat posting sumber dari wpmudev.

Perbedaan WordPress.con dan WordPress.org

Pembahasan tentang perbedaan WordPress.con dan WordPress.org ini akan saya mulai dari menjelaskan keduanya, lalu cara mengunakannya.

Siapa WordPress.org?

Sama – sama merupakan anak dari Automattic, WordPress.org adalah situs yang menjadi pusat segala hal tentang WordPress itu sendiri. Mulai dari download WordPress, forum tanya jawab dan dokumentasi hingga ribuan plugin dan themes gratis bisa didapatkan disana. WordPress.org adalah situs komunitas, yang tidak mencari penghasilan.

Menggunakan WordPress.org (Self-Hosted)

Untuk mengunakan WordPress self hosted, anda harus membeli domain dan hosting terlebih dahulu. Domain .com dan .net biasanya harganya 90 ribu/tahun. Sedang paket hosting dari penyedia  seperti masterweb bisa bervariasi, bergantung space penyimpanan, jumlah database dan bandwidth.

Hosting luar negeri biasanya unlimited baik space, bandwidth dan kadang masih ada free domain, westhost dan midphase misalnya, menarwarkan paket hostingnya mulai kurang dari $3/bulan.

Setelah beli domain dan hosting dan anda memiliki akses ke server, tinggal download dan install WordPress. Diperlukan sedikit waktu untuk belajar beberapa hal, namun saya jamin apa yang anda pelajari di sini akan sangat berguna nantinya.

Semua hal yang berkaitan dengan blog anda berada sepenuhnya pada anda. Anda bebas mau menambahkan berbagai plugin dan theme yang anda sukai selama servernya masih mampu, walau saran saya sih menggunakan resource lebih sedikit itu lebih baik.

Siapa WordPress.com?

WordPress.com adalah sebuah layanan blogging gratis yang banyak dipakai oleh jutaan blogger di dunia. Layanan blogingnya gratis, namun penguna memiliki berbagai keterbatasan yang akan saya sampaikan nanti. WordPress.com adalah sebuah situs yang menjalankan bisnis, sama halnya seperti Facebook.

Bisnis WordPress.com

Layanan gratis WordPress.com yang dinikmati semua pengunanya juga membutuhkan biaya tentunya. Maka pihak WordPress melakukan beberapa strategi bisnis, diantaranya adalah:

  • Menempatkan iklan pada blog yang ada di sana, untuk membuang iklan ini anda harus membayar $30/tahun.
  • Menjual themes premium dalam daftar themes yang bisa dipakai penggunanya. Harganya bervariasi, rata – rata sekitar $30 – $70.
  • Domain mapping, yang memungkinkan penggunaan domainsendiri.com pada blog anda di sana, harganya $30/tahun.
  • Space upgrade, setiap blog di WordPress.com memperoleh kuota 3GB, jika ingin menambahkan space 10 GB maka diharuskan membayar $20/tahun.

Mengunakan WordPress.com

Untuk mengunakan jasa WordPress.com anda bisa hidup dengan domain namaku.wordpress.com dengan berbagai keterbatasannya. Atau memilih membayar biaya untuk berbagai upgrade seperti di atas yang bisa sampai lebih dari 1 juta rupiah per tahun. Sangat mahal untuk kebanyakan blogger di Indonesia.

Dengan semua upgrade itu, anda masih memiliki batasan yang sampai kapan pun tidak akan terlepas, seperti keterbatasan themes dan plugin yang bisa dipakai karena tidak bisa menambah sendiri. Juga tidak adanya aksis FTP pada server WordPress.

Infograpic Perbedaan WordPress.com dan WordPress.org

Ringkasnya tentang artikel pembahasan perbedaan WordPress.com dan WordPress.org dapat dilihat secara jelas dalam infograpic yang disediakan wpmudev berikut ini juga:

Perbedaan WordPress.con dan WordPress.org

 Kesimpulan Perbedaan WordPress.com dan WordPress.org

Dari papapran tentang perbedaan di atas,  bisa kita simpulkan kalau mengunakan WordPress.com memang mudah, tak perlu tahu apa – apa tentang pemrograman juga bisa. Namun kemudahan itu harus dibayar relatif mahal. Pun dengan upgrade yang sudah kita lakukan masih juga ada beberapa batasan.

WordPress self hosted jauh lebih murah, dan memberikan kebebasan kepada kita. Akan tetapi kita harus belajar sedikit tentang setup dan sedikit pemrograman. Setelah blog kita berjalan sekalipun kita masih harus menjaga blog agar selalu up to  date dengan selalu melakukan update, baik plugin, themes atau WordPress itu sendiri.

6 thoughts on “Perbedaan WordPress.com dan WordPress.org (Self-Hosted)

  1. Oo.. jadi begitu ya ceritanya mas coz beberapa hari yang lalu saya coba kunjungi blog saya yang di wordpress.com dan ternyata ada iklan yang muncul di bawah postingan blog saya tsb. Maklum udah lama nggak diurus lagi itu blog abis nggak banyak sih yang bisa kita lakukan selain cari theme gratis yang sesuai dengan selera. Trus mas kalau mau buat akun di wordpress.org musti langsung beli domain dan hostingannya ya…??

    • Kok ngak banyak sih mas, kalau namanya blog ya buat nulis juga tentunya mas 😀
      WordPress.org sama wordpress.com gratis semua mas kalau mau daftar membership.

  2. Kalo mau buat website dengan worpress.org apa kita harus paham PHP mas? lalu kalo mau posting artikel melalui situs itu sendiri atau dari web hosting? bingung mas, nggak ngerti 🙁

Comments are closed.