Bagaimana Menjadi Penulis Bayaran Bisa Menghilangkan Passion Menulis untuk Berbagi?

by

Dalam beberapa tahun ke belakang, saya semakin jarang menulis di blog ini. Mungkin saya masih pernah berusaha untuk menulis sekitar sebulan sekali di sini, atau bahkan mencoba menyalakan gairah menulis dengan membuat blog seperti ini dengan domain dan kemasan baru.

Hal itu saya lakukan karena merasa blog ini sudah terlalu banyak konten yang tidak jelas, kesana kemari pembahasannya, pun artikel yang di ditulis sudah mulai kabur, antara review produk yang diarahkan untuk menjual produk affiliasi, tutorial, review film hingga sekedar sharing seperti ini.

Tapi hal yang paling mematikan passion saya untuk menulis dalam rangka berbagi di blog adalah karena saya ada pekerjaan lain, sama-sama tetap mengetik tapi saya dibayar dengan rate yang bisa dibilang jauh lebih mahal daripada menulis sekelumit artikel di blog sepanjang 300-500 kata tanpa ada nominal yang jelas saya dapat penghasilan berapa dari sana.

Kangen nulis di sini

Walau memang ada beberapa artikel di sini yang sukses mengalirkan sejumlah setiap tahunnya tanpa saya berusaha apapun lagi beberapa tahun ini. Dan saya sangat bersyukur akan itu, mungkin beberapa artikel tersebut pengecualian.

Menjadi Shadow dengan Transkreep

Transkreep adalah website yang menyediakan jasa transkrip wawancara, yaitu pengetikan materi audio/video menjadi teks agar bisa diproses sebagai data yang (minimal) dapat di-search isi percakapannya dan diolah datanya.

Dalam setiap project secara otomatis mengikat saya ke dalam NDA (Non Disclosure Agreement) yang memaksa saya untuk bekerja dengan menyimpan rahasia semua informasi yang saya dapatkan sembari mengerjakan tugas itu. Semua data dan informasi hanya bisa tersirkulasi antara saya dan si pemberi tugas saja.

Jadi praktis, secara tidak langsung saya harus sedikit memasuki dunia shadow kalau kata Bossman 😀

Menjadi Semakin Tertutup

Saya sangat suka dengan pekerjaan tersebut, selain saya bisa menetukan sendiri rate saya, saya juga bisa mendapatkan cash flow yang relatif lebih lancar daripada menulis di blog dengan traffik yang relatif rendah, sehingga mengandalkan AdSense adalah hal yang tidak dapat diandalkan.

Terlebih, dengan semakin banyaknya klien yang saya tangani akan semakin memperluas wawasan saya akan bidang ilmu pengetahuan apapun, baik yang masih dalam tahap penelitian dan pengembangan atau terapan dan fenomena yang terjadi di lapangan.

Tapi ya itu tadi, karena didasari dengan akad bahwa semua itu hanya boleh tersirkulasi antara saya dan klien, maka saya pun secara otomatis makin terlatih untuk menjadi orang yang semakin tertutup. Semakin tidak bisa menulis berbagai macam hal seperti dulu.

Ya di samping karena memang tidak banyak hal yang saya lakukan sekitar topik-topik yang biasa saya bahas di sini yang worth to share sih.

Sharing dengan Tutorial

Oh iya, kalau ada beberapa hal yang saya share beberapa kali selain dalam bentuk artikel di blog, adalah video tutorial. Masih di channel yang sama dengan yang awal-awal saya membuat video dan membuat artikelnya di blog ini sebenarnya. Namun channel tersebut sudah saya branding ulang untuk diarahkan ke blog lainnya yang mau restart over isinya tutorial saja, yang sekarang blognya terkubur dulu 😛

Beberapa video terakhir saya berbagi tentang dunia open source/linux karena saya selama 2 tahun ini melakukan perjalanan hijrah dari menggunakan Windows (bajakan) menjadi pengguna linux tulen buat komputer pribadi saya. Baik tentang distro yang saya pakai saat itu, atau juga tutorial desain grafis menggunakan GIMP yang saya buat untuk wrap up aktivitas saya membuat desain berbagai instansi yang saya pegang beberapa waktu lalu.

Tinggalkan komentar