Mengajari anak SD Bahasa Inggris dengan Lebih Efektif

Mengajari anak SD Bahasa Inggris menurut saya sangat menyenangkan. Saya kemarin baru mengajari keponakan saya dan itulah yang saya rasakan.

Fun, bisa refresh juga, melihat dia awalnya tidak tahu arti per kata dalam tugasnya jadi bisa tahu arti tiap kalimat yang jadi soalnya.

Model soalnya adalah beberapa kalimat seperti perkenalan diikuti dengan pernyataan, lalu ada option true dan false.

Saya sendiri awalnya juga bingung, karena belum pernah mengajari anak level segini, bahasa Inggris lagi, dan tidak ada kamus. Tapi akhirnya saya menemukan cara untuk mengajarinya belajar bahasa Inggris ini.

Mengajari Anak SD Bahasa Inggris

Cara – Cara Mengajari Anak SD Bahasa Inggris

1. Buat kondisi mendukung buat belajar

Awalnya saya mengajarinya di dalam rumah, suasana agak berisik karena ada tivi dan keluarga yang beraktifitas plus pencahayaan ruangan yang meredup karena mendung.

Melihat dia sesekali melihat tivi dan tidak konsentrasi saya agak jengkel dan emosi, tapi akhirnya saya putuskan untuk mengajaknya di teras yang lebih terang dan tidak ada gangguan.

2. Pahami media yang dipakai

Awalnya saya juga bingung mau ngajari bagaimana kalau tidak ada kamus begini? Masak saya harus membantu mengartikan tiap kata yang ada?

Setelah melihat media LKS yang dipakai ada bagian vocabulary saya langsung memberi tahu kalau ada kata yang belum tahu coba lihat disana dulu. Begitulah medianya di design untuk penggunaannya.

3. Terapkan metode belajar bahasa Inggris paling ampuh

Vocabulary, itu kunci dalam belajar bahasa Inggris. Saya teringat ketika SMP dulu belajar bahasa Inggris yang paling efektif dengan berusaha menambah kosakata sebanyak mungkin. Caranya?

Tulis semua arti kata baru dibawah kata yang dimaksud, selain menghemat waktu harus bolak – balik buka bagian vocabulary atau kamus, dengan begitu juga lebih cepat masuk karena lebih fokus.

Dalam kasus keponakan saya ini, karena belum tahu sejauh mana dia tahu pelajaran bahasa Inggris, saya suruh dia mengartikan semuanya. Lebih banyak lebih baik!

4. Buat suasana fun, sabar

Anak – anak bakal ciut kalau langsung kita minta jawab semua pertanyaan kita, apalagi kalau tanyanya dengan tidak sabar. Bisa karena memang tidak tahu, atau mungkin malu. Ponakan saya ini malah senyum – senyum, kenapa ya?  Hehe…

Memang dari awal kita harus menyiapkan diri dengan kesabaran lebih kalau mau dia merasa nyaman.

Kenapa saya membahas cara mengajar bahasa Inggris segala?

Memang ini seperti out of topic dari materi blog ini yang biasanya yang membahasa gadget seperti Kamera Digital atau hosting terbaik Indonesia. Tapi ya tidak apa – apa, toh saya yakin ini akan berguna nantinya. Pertama, barangkali nanti akan ada orang tua yang baca tulisan ini, ngasih tank you pada saya, atau malah nyuruh les privat anaknya 😀

Point keduanya, saya sendiri juga merasa mendapat pelajaran dan refreshment dengan bisa mengajari ponakan saya ini. Yang tadinya suntuk dan nggak nyaman di rumah jadi ngrasa nyaman, yang tadinya merasa ada beban jadi ngerasa terkurangi.

Bukan karena saya tambah uang atau apa, tapi bisa berguna itu ternyata menyenangkan ya 🙂 Sampai – sampai kemarin saya langsung menuliskan draft tulisan tentang mengajari anak SD Bahasa Inggris ini dengan Google Keep di hand phone, meski tahu saya tidak bisa terkoneksi 😀

Ada pengalaman yang serupa dengan saya? Atau mau kontak saya buat ngajarin anaknya juga? Silahkan tambahkan di komentar ya 😀

6 pemikiran pada “Mengajari anak SD Bahasa Inggris dengan Lebih Efektif”

  1. Asyik… di tanya cerita pengalaman nih.. 😀
    Kalau begitu saya juga mau cerita pengalaman nih mas tapi saya ringkas aja ya. Saya pernah ngajar bahasa inggris di salah satu SD tempat saya KKN (Kuliah Kerja Nyata) dulu. Kan salah satu program yang kami buat bersama teman2 satu posko adalah mengajar di SD dan SMP pada lokasi kami KKN. Nah, saya kan dapat bagian untuk ngajar bahasa inggris di kelas 2 dan 3 di SD. Hari pertama saya ngajar luar biasa suasana mas, luar biasa ributnya. Ada yang teriak mister lah, apalah itulah. Saya hampir kabur dari kelas mas lantaran nggak biasa dengan suasana seperti itu. Pulang dari sekolah saya malah kasih tau ama teman2 supaya saya ngajarnya di SMP aja dengan alasan masa jurusan komputer mau ngajar bahasa inggris di SD lagi.. 🙂

    Tapi itu hari ada teman satu posko yang nyaranin ke saya untuk membuatkan semacam posterlah dari kertas manila yg saya tempeli dengan gambar2 organ tubuh sekalian dikasih dengan bahasa inggrisnya dan beberapa materi lainnya. Akhirnya dengan cara itu saya bisa ngajar dengan tenang dan anak SD juga senang dan mudah mereka pahami. Pada akhirnya saya coba evaluasi ternyata lumayanlah hasilnya mas. Itu aja deh nanti kepanjangan.. 😀

    • Hahaha… Malah seru mas, bisa dikira bule asli dari Ingrris kali ya, karena penampilan mas Agung. Triknya sebenarnya hampir mirip ya, buat mereka ingat sebanyak mungkin kosakata 🙂

      Emm…. saya sebenarnya kepikiran gini nih, saya manggilnya Mas terus, padahal itu umumnya dipakai di Jawa. Kalau daerah asli mas biasanya apa ya? Mas nyaman dipanggil mas atau gimana, kesannya saya – dan orang Jawa pada umumnya – ‘maksa’ orang asli daerah lain dengan sebutan Mas ini deh 🙂

      • Kalau di Makassar saya belum menemukan sapaan yang pas untuk disetarakan dengan sapaan mas atau kang tapi biasa kami pake kata “gang” dan itu dipake untuk laki2 maupun wanita. Tapi kayaknya agak gmn gitu kalau mas mau nyapa saya dengan “Gang Agung” 😀 Itu untuk di makassar tapi kalau di Buton – Sultra lain lagi sapaan mas, ada sapaan Laida(laki2), waida(wanita), La Ode(laki2), wa ode(wanita) dan masih banyak sih sapaan2 lainnya… 😀
        Intinya, saya sih biasa2 aja mas, mau dipanggil mas atau kang selagi masih enak didengar way not tapi ada satu sapaan yang hingga saat ini masih tidak suka kalau disapa dengan kata ‘gan’

Tinggalkan komentar