6 Tips Membuang Galau dan Kesedihan di Hati

by

Buat temen – temen blogger semua, sabar ya, kali ini saya tidak update tentang blogging lagi. Tapi posting kali ini juga ada kaitan dengan blogging kok latar belakangnya. Beberapa waktu lalu, saya membaca sebuah posting tentang give away di blog teman online lama saya, Puspa. Kami sudah berkenalan sejak awal saya mulai ngeblog, mungkin sekitar 2008.

Giveaway yang diadakan Puspa itu tidak mensyaratkan apa – apa, tidak harus membuat posting dengan link ke blog Puspa atau mengikuti twitternya. Setiap peserta hanya diminta mengirimkan sebuah essay via email dengan topik tentang hal yang memotivasi saat kita terpuruk dan sedih.

Write a 3 paragraphs of mini essay, and the theme is “Things which motivate you when you’re feeling down/sad.” It must be no less than 300 words and in English please :)

Well, saya putuskan langsung ikut, karena giveaway semacam ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan kontes SEO, tidak ada buruknya sama sekali, dan saya juga berpikir kalau apa yang saya tulis nantinya juga akan berguna bagi kami, saya bisa menengok tulisan saya itu saat saya down.

Dari sana pula ide untuk membagikan apa yang sudah saya tulis padanya dalam bentuk posting ini muncul, siapa tahu bisa berguna bagi bangsa dan negara, alah lebay amat. So here we come, dengan berbagai perubahan penulisan dari email aslinya,

6 Tips Membuang Galau dan Kesedihan di Hati

1. Bad Things Happen, But they Will End

Hal buruk pasti terjadi dalam hidup kita, tapi kita harus yakin kalau hal buruk itu akan berakhir. Tidak mungkin juga kita akan berharap kehidupan yang mulus tanpa ada sedikit kerikil di jalan panjang ini.

Hal buruk terjadi bisa jadi karena Allah sayang pada kita dan menguji seberapa lama kita bertahan, seberapa tebal iman kita dan sampai kapan kita akan mengingatNya dan memohon petunjuk hanya padaNya semata. Seburuk apapun kenyataan yang kita hadapi, badai pasti berlalu.

2. Lakukan hal yang Kamu sukai, sibukkan diri

Daripada memikirkan hal – hal yang membuat kamu sedih terus, mantan misalnya, atau kekalahan dalam kontes SEO 😛 Mending lakukan hal – hal yang kamu sukai yang tidak berkaitan dengannya. Menyibukkan diri dengan pekerjaan buat yang sudah bekerja, dengan belajar dan kuliah juga bisa atau dengan olah raga.

Yang jelas, untuk membuang galau di hati, buang jauh – jauh penyebabnya dari pikiran kamu.

3. Bereksperimen dengan hal baru

Selain menyibukkan diri seperti poin di atas, bisa deh diisi dengan mempelajari hal baru. Karena saat kita feel excited dengan hal baru tersebut keasyikan di dalamnya akan lebih cepat membuat kita lupa dengan masalah yang membuat kita galau.

Buat yang suka membaca  novel, bisa deh dicoba untuk mencari novel baru, pun dengan kolektor film seperti saya, bisa cari film baru yang sama sekali belum pernah dilihat.

Melakukan hal baru yang sama sekali baru pun juga OK, belajar berenang misalnya buat yang sama sekali tidak pernah berenang. Bagi cewek, belajar memasak sama ibu keren juga nih sepertinya.

4. Get Away!

Masih terkait dengan kedua poin sebelumnya. Saya kadang suka untuk bermotor tanpa tujuan, menikmati pemandangan dan perjalanan. Melihat alam di lereng pegunungan dengan sawah dan kebun teh di gunung Lawu adalah pilihan menarik bagi saya.

Kalau ada sedikit budget lebih, piknik ke obyek wisata yang agak jauh bisa dijadikan alternatif untuk penyegaran juga nih.

5. Gunakan Saklar Emosi – Mendengarkan Musik

Saya pertama kali membaca tentang saklar emosi ini dalam buku The Power of Kepepet karya Ippho Santosa. Saklar emosi adalah sesuatu (musik, memory, film) yang bisa membalikkan keadaan emosi secara drastis. Sesuatu yang membuat kita lebih bersemangat dan kembali merasa memegang kendali.

Bagi saya musik adalah salah satu dari sekian banyak saklar emosi ini. Kalau saya sih suka mendengarkan beberapa lagu dari Eminem, Linkin Park, Evanescence dan Breaking Benjamin. Musik rap bikin emosi cepat mengalir saat saya bisa ikut teriak – teriak, musik alternatif juga demikian.

Tapi ya musti hati – hati dalam memilih genre. Musik akustik dan orchestra ada baiknya dibuang jauh – jauh dahulu kecuali ada momen emosional yang membangkitkan semangat anda.

Punya saklar atau momen lain? Silahkan ditambah dalam komentar 🙂

6. Dzikir

Bagi yang muslim dzikir adalah sebuah ibadah yang manjur untuk mengubur galau dan kesedihan di hati. Ingat firman Allah dalam surat Ar-Ra’d : 28 sebagai berikut;

(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. — Ar-Ra’d:28

Betapa murahnya Allah, selain mengingatNya merupakan sebuah ibadah dan berpahala, dijamin tenang pula hati kita. Kalau berdzikir masih belum cukup, sekalian deh mambaca Al Qur’an sampai qatam 🙂

Kesimpulan: 6 Tips Membuang Galau

Untuk sekedar membuang galau di hati, kita bisa berusaha melupakan semua kesedihan di hati dengan berbagai aktifitas di atas. Namun yang lebih penting, seperti yang disampaikan Puspa dalam posting pengumuman pemenang giveaway, bahwa kita boleh membiarkan hal buruk menimpa kita, tapi tidak membiarkannya menjatuhkan kita lebih dalam.

Sekian, semoga kita bisa mengambil hikmah dari tulisan ini. 🙂

10 pemikiran pada “6 Tips Membuang Galau dan Kesedihan di Hati”

Tinggalkan komentar