Fast Furious 6 Review; Sekuel Fast Furious Paling Lengkap!

Fast Furious 6 adalah film yang baru saja saya tonton tadi. Setelah lama menunggu saat yang tepat tapi tidak kunjung datang, entah karena ada kesibukan, atau cuaca yang tidak mendukung, akhirnya hari ini bisa! Habis sholat Jum’at saya lihat Sragen cerah, memandang arah kota Surakarta juga demikian.

Begitu online langsung deh cek jadwal film yang ditanyangkan di Solo Grand Mall atau Solo Square. Fast Furios 6 masih tayang di Solo Square, pukul 19:15 dan pukul 21an. Awalnya agak malas mau nonton apa tidak, keinget mau pulang kampung soalnya. Setelah mengisi waktu dengan membuat posting di blog saya satunya, sampai jam 6 :12 akhirnya saya putuskan untuk meluncur ke Solo.

Traffic yang lumayan berhasil saya lewati dengan mulus, 18:42 saya sudak berhenti di lampu merah depan gerbang masuk UNS, 19:05 udah masuk Solo Square. Setelah antri sebentar, akhirnya tiba giliran saya, pas banget tinggal 1 kursi, untung orang yang di depan saya berdua jadi tiketnya bisa sampai ke saya ๐Ÿ˜€

Fast Furious 6 Review

Fast Furious 6 Review – Alur Cerita

Sampailah kita ke pokok Fast Furious 6 review kali ini, halah ๐Ÿ˜› Film dimulai di kota Moscow saat terjadi perampokan pada konvoi kendaraan militer yang membawa bagian senjata canggih yang bisa melumpuhkan komunikasi dalam 24 jam. Hobbs yang melihat TKP bersama seorang polisi cewek yang cakep hampir tidak percaya bagaimana mereka bisa melakukannya sedemikian cepat.

Setelah mengetahui pelakunya adalah Owen Shawn, seorang mantan angota tentara khusus Inggris SAS akhirnya dia menghubungi Dominic Toretto untuk meminta bantuan. Dom awalnya menolak, namun dia tidak bisa menolak saat tahu Letty, kekasihnya dahulu ternyata masih hidup dan kini menjadi anak buah Owen Shawn.

Dom menghubungi semua temannya yang telah hidup mewah dengan uang $100 juta hasil rampokan dari Rio. Mereka akhirnya berkumpul di London dan mulai mengadakan penggerebekan ke salah satu tempat persembunyian Owen Shawn di Prancis berkat informasi satu anak buahnya yang tertangkap di Moscow. Shawn sengaja memancing polisi ke tempatnya, sementara target serangan mereka kali ini sebenarnya adalah kantor Interpolย  untuk merampok data tempat penyimpanan Chip yang merupakan bagian terakhir senjata tersebut.

Tim dibagi dua begitu mereka tahu tipuan tersebut, Dom tetap menunggu Shawn karena dia yakin Shawn akan menuntunnya pada Letty. Begitu sampai di kantor Interpol, rombongan Brian O’Connor langsung disambut brondongan senjata, lalu kejar – kejaran di kota pun terjadi dengan seru, baik di jalanan kota atau juga dalam terowongan, apalagi dengan munculnya mobil modifikasi F1 milik Owen Shawn yang dengan mudah menjungkalkan mobil – mobil polisi.

Penampakan Joe Taslim pertama kali ada dalam kerjar – kejaran ini, kata yang pertama kali dia katakan dalam bahasa Indonesia lho, keren. Kejar – kejaran makin seru setelah kedua rombongan bertemu. Dom akhirnya melihat Letty dan mengejarnya namun Letty yang hilang ingatan justru menembaknya di dada.

Setelah ditelusuri Braga, musuh mereka dalam Fast Furious 4 adalah orang di balik operasi Shawn. Di sinilah Han dan Roman Pierce dihajar Joe Taslim di stasiun Waterloo setelah terjadi kejar – kejaran di sana. Brian dengan bantuan temannya di FBI masuk penjara sebagai tahanan untuk mencari informasi langsung dari Braga di LA, di sana ia memperoleh informasi tentang Letty dari Braga.

Dilain sisi Shawn juga mencari tahu informasi tentang rombongan orang – orng aneh yang hampir saja mengalahkan mereka di jalanan, dia akhirnya tahu kalau Letty pernah ada hubungan dengan Dom, namun Letty menyangkal karena di amnesia. Suatu malam Dom mengunjungi tempat balapan liar dan menantang Letty untuk balapan. Dom menang, di bawah jembatan yang menjadi ujung balapan dia menceritakan seperti apa hubungan mereka dahulu, dengan memberi tahu setiap cerita tentang luka di tubuh Letty.

Setelah Letty pergi dari sana, Shawn datang dan mengancam Dom untuk pergi atau keluarganya akan diserang. Dom tidak menggubris walau sudah ada setitik laser dari laras senjata mengincar tubuhnya karena ternyata Shawn juga mendapat todongan serupa dari Hoobs yang membuntuti Dom. Dengan menggunakan kamera pengintai, Tej mengawasi pergerakan Shawn dari sana hingga lokasi dekat persembunyian mereka.

Dari pencarian Hobbs di markas Shawn yang sudah kosong dia menemukan sisa cat di lantai yang menuntunnya untuk mengejar Shawn ke pangkalan NATO di Spanyol. Di Spanyol inilah kejar – kejaran dengan tank vs mobil terjadi, ini adalah puncak keseruan Fast Furious 6. Shawn tertangkap, namun dibebaskan karena Mia disandra, Letty yang kembali pada Dom dan rekan Hobbs yang mata – mata. Hingga usaha melarikan diri dengan pesawat yang digagalkan dengan memaksa pesawat turun dengan tali baja.

Namun saya harus memutuskan kalau Fast Furious 6 review ini hanya sampai disini saja, nonton sendiri saja ya, saya capek ngetik ๐Ÿ˜€ Yang jelas Happy ending buat Dom yang bisa bergabung kembali dengan semua rekannya yang sudah seperti keluarga sendiri di rumahnya terdahulu dengan tanpa perlu menjadi buronan lagi. Kesedihan tertinggal di hati Han yang kehilangan Giselle kekasihnya saat berusaha menghentikan pesawat Shawn.

Fast Furious 6 Review – Connecting the Dots

Han akhirnya kembali ke Tokyo seperti yang dia rencanakan dengan Giselle. Di akhir film dimunculkanlah kembali adegan kejar – kejaran antara Sean bersama Han dengan DK di kota Tokyo dalam Tokyo Drift yang berakhir dengan kematian Han.

Sebelum mobil Han meledak, nampak Jason Statham yang mobilnya ikut tertabrak keluar, menghampiri Han dan melempar sebuah kalung seperti salib lalu menelepon Dom tepat saat mobil Han meledak. Dominic Toretto, you don’t know me, but you’ll know me soon, itu yang disampaikan.

Nampaknya Fast Furious 7 menampilkan Jason sebagai musuh Dom, keren nih, saya ngefans keduanya. Apa mungkin akan ada kawin silang Transporter 4 dan Fast Furious 7, halah ๐Ÿ˜›

Kesalahan dalam Fast Furious 6

Setiap film ada kesalahan dan kekurangan, itu pasti. Maka dalam fast Furious 6 review versi saya ini saya juga melaporkan temuan itu. Di awal film saya menemukan beberapa kesalahan juga, namun sudah lupa.

Yang masih saya ingat adalah saat kejar – kejaran di Tokyo itu polisi di radio mengabarkan kalau terjadi balapan di Shibunya, salah satu mobil yang disebut – sebut adalah Masda RX-7, padahal seingat saya saat itu Sean menggunakan Mitsubishi Lancer Evo, DK menggunakan Honda S2000 dan Han sendiri menunggangi Hyundai.

Wajib Nonton Fast Furious 6

Sebagai penggemar Fast Furious series, saya merasa tidak bisa melewatkan film ini di bioskop, Fast Furious adalah film dengan sekuel yang sudah begitu banyak, tapi kesemuanya selalu menampilkan decak dengan aksi – aksi nekat di jalannya.

Ditambah dengan mobil – mobil keren yang ada dalam film yang bikin pengen buat beli, kapan ya? ๐Ÿ˜€ Fast furious 6 mengusung mobil mewah Eropa yang sangat banyak jumlahnya, lebih banyak dari semua seri sebelumnya menurut saya. Sehingga tidak heran kalau saya menyampaikan sekuel ini paling lengkap. ADialog – dialog konyol juga labih banyak muncul di sini, bikin ngakak sekali – kali. :mrgreen:

Sekuel ini juga menjadi jawaban tentang gap alur waktu Tokyo Drift yang sebelumnya menjadi pertanyaan yang menganggu bagi saya. Dengan adanya Joe Taslim, seorang Indonesia pertama yang membintangi film Hollywood seperti ini, singkatnya, wajib nonton!ย  Hehehe….

Tinggalkan komentar